Walikota Batu, Dewanti Rumpoko menjadi inspektur saat apel pengamanan tahun baru, Minggu (31/12).
Batu, Metropol – Jelang malam pergantian tahun baru, Polres Batu beserta jajaran gelar apel kesiapan pasukan dalam rangka pengamanan Tahun baru 2018, bertempat di Alun-alun Kota Batu pukul 16.00 wib, Minggu (31/12).
Sebagai Inspektur, Walikota Batu Dewanti Rumpoko dalam sambutannya meminta doa agar semua lancar, sehingga semua bisa menikmati malam tahun baru dengan nyaman, aman dan gembira tanpa ada satu gangguan apapun .
“Saya percaya Pak Kapolres, Dandim dan semua masyarakat kota Batu akan secara kondusif mendukung itu,harapannya kedepan menjadi tahun yang lebih baik dari tahun kemarin,” ucapnya.
Diwawancara sejumlah awak media, Kapolres Batu AKBP Budi Hermanto menjelaskan, kesiapan anggota telah terpenuhi dengan jumlah personil sebanyak 550 orang orang terdiri dari TNI, Polri, Satpol, Dishub, Linmas, PP, Rapi, Senkom, Banser dan BPBD.
“Mereka tersebar di 8 Pos Pengamanan yang juga menjadi pos pantau dan pelayanan, karena Batu merupakan Destinasi Wisata,” katanya.
Terkait arus lalu lintas, Buher mengatakan, pihaknya telah mensosialisasikan bahwa mulai pukul 18.00 wib alun-alun sudah di sterilkan (car free night), sebagai upaya memprioritaskan kegiatan keagamaan riyatul jannal di Masjid Agung An-Nur yang tujuannya agar mereka bisa melaksanakan kegiatan tersebut dengan kyusuk.
Kapolres juga meyakinkan tetap ada space bagi wisatawan dan masyarakat menggunakan alun-alun sebagai tempat meluangkan waktu menyambut tahun baru.
Namun, dia menghimbau untuk hindari menggunakan mercon ataupun petasan karena itu berbahaya, kemudian dilarang menggunakan knalpot yang tidak sesuai dengan speknya.
“Apabila kami temukan, maka langsung dilakukan tindakan Represif,” tegas BuHer.
Selanjutnya, apabila membutuhkan kehadiran Polisi bisa menghubungi 110, tambahnya.
“Kami juga melarang konvoi-konvoi kendaraan yang bakal mengganggu Kamtibmas di wilayah Batu, saya sebagai Kapolres batu kerjasama dengan Dandim 0818 dengan tegas tidak mengijinkan rombongan konvoi untuk masuk ke wilayah Batu karena batu sendiri sudah sangat padat dengan banyaknya wisatawan,” katanya.
Tak sebatas itu, agar arus lalu lintas tidak masuk Jantung Kota, Polres telah melakukan rekayasa lalu lintas, arus masuk dari Malang kota dan Karangploso dialihkan melewati Pendem dan belok di pertigaan Bok Anyar, arus yang dari Kediri ataupun dari Pujon dialihkan melalui Pesanggrahan dan belok kanan ke ke wisma kereta api menuju langsung ke Malang.
Sedangkan arus lalu lintas menuju Surabaya bisa melalui bendo langsung ke Karanglo, arah dari Bumiaji menuju Kota Batu dialihkan menuju Jalan Bromo.
Pada akhir pembicaraan, Mantan Kasat Reskrim Polrestro Jakarta selatan itu mempertegas akan menindak setiap tindakan kriminalitas di wilayah hukum Polres Batu, dan bagi masyarakat diminta tidak menggunakan perhiasan secara berlebihan.
(Yud/Rin)
