Penulis : Teguh | Editor : Febry Ferdyan
BLITAR, newsmetropol.id – Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Kota Blitar masa bhakti 2022 – 2025 dilantik dan dikukuhkan oleh Walikota Blitar Drs. H. Santoso, M.Pd., di Hotel Grand Mansion Jalan Melati No. 90 Blitar pada tanggal 13 Oktober 2022 Jam 09.00 WIB dan dihadiri seluruh Dewan Pembina.
Dalam sambutan Walikota Blitar Santoso berharap jajaran kepengurusan FPK yang baru akan mampu menumbuh-kembangkan keharmonisan, saling pengertian, saling menghargai, saling menghormati dan saling mempercayai diantara anggota masyarakat.
“Semoga pengurus baru dapat berperan aktif untuk mendorong tumbuhnya kesadaran di tengah tengah masyarakat dalam menerapkan kebersamaan,” katanya.


Santoso menjelaskan, bahwa pembauran kebangsaan merupakan proses pelaksanaan kegiatan integrasi anggota masyarakat dari berbagai ras, suku, etnis melalui interaksi social dalam bidang bahasa, adat istiadat, seni budaya, pendidikan dan perekonomian untuk mewujudkan kebangsaan Indonesia tanpa harus menghilangkan identitas, ras, suku dan etnis masing-masing
dalam NKRI.
Kepengurusan FPK ini merupakan perwakilan dari suku-suku daerah yang ada di Kota Blitar. Santoso menyampaikan, bahwa pengukuhan merupakan landasan legalitas kepengurusan FPK Kota Blitar dalam melaksanakan peran dan tugasnya.
BACA JUGA : Rutin Menjaga Situasi Kamtibmas Tetap Aman, Polsek Srengat Laksanakan Patroli
BACA JUGA : Kedua Warganya Jadi Korban Tragedi Kanjuruhan, Kapolsek Nglegok Takziyah di Rumah Duka
FPK dibentuk dalam rangka melaksanakan amanat Peraturan MENDAGRI Nomor 34 TAHUN 2006 tentang Pedoman Penyelenggaraan Pembauran Kebangsaan di NKRI. Pembauran kebangsaan merupakan bagian penting dari kerukunan nasional sebagai upaya dalam meningkatkan persatuan dan kesatuan bangsa. Penyelenggaraan Forum Pembauran Kebangsaan perlu didukung oleh masyarakat dan pemerintah dengan koordinasi yang baik antar aparat pemerintah dan instansi terkait secara profesional.


“Oleh karena itu pemerintah mempunyai kewajiban melakukan penguatan kelembagaan FPK. Disamping itu juga diminta agar setia pada Pancasila serta meningkatkan rasa kesatuan dan persatuan, menciptakan harmonisasi atas pluralisme, suku, ras dalam bingkai Bhinneka Tunggal Ika dapat mendukung Pemerintah Kota Blitar,” jelasnya.
Ketua Umum Forum Pembauran Kebangsaan Kota Blitar Tan Ngi Hing, S.Sos., menegaskan, bahwa Kota Blitar miniatur Indonesia dimana masyarakatnya terdiri dari berbagai Ras, suku, budaya dan agama yang menghuni dan tersebar di berbagai wilayah penjuru Kota Blitar.
“Forum Pembauran Kebangsaan menjadi sangat penting dalam rangka mewujudkan kerukunan.juga menjaga persatuan dan kesatuan bangsa sebagai modal dasar pembangunan Kota Blitar,” katanya.
Oleh karenanya, menurut Irsal Piliang sebagai wakil Ketua FPK Kota Blitar, bahwa pembentukan FPK di Kota Blitar merupakan salah satu wujud dan upaya pemerintah daerah untuk menjalin sinergitas dengan tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh etnis, tokoh pendidikan dan lain lain.
Irsal mengatakan, tujuan FPK untuk membangun dan memelihara kondisi kepekaan dan kondisi sosial dikalangan masyarakat yang ada di wilayah kota Blitar.
“Kita tekankan untuk pengurus FPK yang baru mudah-mudahan bisa menjalankan tugas dengan baik, sesuai dengan tugas pokoknya masing-masing didalam kepengurusan, sehingga sebagai mitra pemerintah Kota Blitar, Forum Pembauran Kebangsaan ini bisa menjaga kondisifitas Kota Blitar,” tegas Irsal Piliang pada pengukuhan dan pelantikan pengurus FPK kota Blita di Hotel Grand Mansion.
