IMG-20260815-WA0004
Reporter : Muh. Saleh A.R | Editor : Widi Dwiyanto

LUWU TIMUR, NEWSMETROPOLid – Baru dua hari menjabat, IPTU Malkadri Ibrahim langsung tancap gas sebagai Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasatlantas) Polres Luwu Timur, Sulawesi Selatan.

Usai serah terima jabatan, ia menggelar Coffee Morning bersama sejumlah awak media di Warung Kopi Muji, Desa Puncak Indah, Jumat (14/08/2026).

Dalam pertemuan tersebut, Malkadri menegaskan persoalan lalu lintas di Luwu Timur tidak bisa diselesaikan hanya dengan penindakan. Dibutuhkan pemetaan titik rawan, pembenahan sarana jalan, hingga keterlibatan Pemerintah Daerah untuk menekan angka kecelakaan dan menjaga ketertiban.[Pemda]

Meski wilayah Luwu Timur masih baru baginya, Malkadri menyebut langkah awal yang akan dilakukan adalah meninjau langsung sejumlah lokasi yang berkaitan dengan persoalan lalu lintas.

Baca Juga:  Kapolres Lebak Hadiri Apel Tahunan Khutbatul Arsy di Ponpes Modern Darel Azhar, Tekankan Pentingnya Disiplin dan Akhlak Santri

“Tugas pertama saya, karena ini wilayah baru, harus meninjaunya ke beberapa tempat,” ujarnya.

Ia menyoroti adanya sejumlah titik di Lutim yang rawan kepadatan, kecelakaan, maupun kemacetan.

Menurut Malkadri, urusan lalu lintas bukan hanya domain kepolisian. Perlu keterlibatan stakeholder lain, khususnya Pemda.

“Masalah urusan lalu lintas itu bukan cuma domain murninya pihak lalu lintas, tetapi ada beberapa stakeholder di dalamnya, terutamanya dari pemerintah daerah,” katanya.

Satlantas akan membangun komunikasi dengan instansi terkait untuk menentukan lokasi-lokasi yang membutuhkan penanganan. Termasuk pembenahan sarana pendukung seperti lampu penerangan jalan yang di beberapa titik masih belum menyala.

“Kita nanti akan berkomunikasi dengan mereka untuk menyediakan sarana prasarana jalan,” ujarnya.

Baca Juga:  Cilegon Off Road Challenge Jadi Ajang Pererat Silaturahmi dan Kebersamaan

Langkah lain yang disiapkan yakni pemasangan papan imbauan, penempatan personel, hingga peningkatan patroli di lokasi tertentu.

Di akhir pertemuan, Malkadri mengimbau masyarakat Luwu Timur agar tertib berlalu lintas.

“Kami sebagai pihak lalu lintas tidak pernah bangga menindak masyarakat. Kami justru lebih bangga pada saat mereka tertib,” tegasnya.

“Karena pada prinsipnya lebih bagus kita memberikan sosialisasi daripada melakukan tindakan pada saat terjadi kecelakaan,” pungkasnya.

KOMENTAR
Share berita ini :