IMG-20210408-WA0215

Kupang, NewsMetropol – Dengan letak geografi di pulau terluar di wilayah paling Selatan Indonesia, kawasan laut Rote Ndao sangat strategis dan berpotensi besar menjadi tempat transit penyelundupan atau pendistribusian narkoba dari luar negeri ke wilayah Indonesia. Karena itu, jajaran BNNK Rote Ndao dituntut memiliki kewaspadaan yang tinggi untuk mengantisipasi potensi masuknya Narkoba ke wilayah Indonesia melalui laut Rote Ndao.

Hal tersebut diungkapkan oleh Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Nusa Tenggara Timur (NTT), Brigjend Isnaeni saat melantik Kepala BNN Kabupaten (BNNK) Rote Ndao yang baru, Dr (Cand) Raden Bogie Setia Perwira Nusa SH. MH., di Kupang, NTT, pada Selasa 6 April 2021 lalu.

“Sangat penting meningkatkan kewaspadaan bagi jajaran BNNK Rote Ndao untuk mengantisipasi aksi penyelundupan atau pendistribusian narkoba melalui jalur laut wilayah Rote Ndao,” kata Kepala BNNP NTT.

Baca Juga:  Siap Hadapi Sindikat Narkotika, BNN Tutup Pelatihan RPE dengan Simulasi Operasi Taktis

Raden Bogie dilantik menjadi Kepala BNN Kabupaten Rote Ndao, wilayah kepulauan terluar Indonesia yang juga terkenal dengan wisata pantainya yang indah dan menarik animo turis asing, khususnya para penggila olahraga selancar di laut.

Raden yang menggantikan Kompol Muhammad Irfan, sebelumnya menjabat Analis Intelijen Produk Direktorat Intelijen kantor pusat BNN dan juga menjadi Widyaiswara Ahli Madya PPSDN BNN.

Kepala BNNK Rote Ndao Dr (Cand) Raden Bogie Setia Perwira Nusa SH. MH., mengatakan bahwa, dirinya akan melanjutkan program serta kegiatan yang dilakukan oleh pejabat lama, dan terpenting melaksanakan tugas sesuai misi utama BNN, yaitu ‘perang melawan Narkoba’.

“Selain itu, tentunya saya wajib melaksanakan arahan dan instruksi pimpinan, dalam hal ini Kepala BNNP NTT, khususnya dalam upaya pencegahan dan Pemberantasan narkoba,” ujar Bogie melalui WhatsAppnya pada Kamis (8/4).

Baca Juga:  Siap Hadapi Sindikat Narkotika, BNN Tutup Pelatihan RPE dengan Simulasi Operasi Taktis

Bogie menjelaskan, melihat letak geografi Rote Ndao sangat strategis karena berhadapan langsung dengan Benua Australia dan lautan lepas. Sehingga potensi menjadi tempat transit perdagangan narkoba sangat besar.

“Rote Ndao ini wilayah yang seksi, selain jalur laut yang strategis, juga merupakan daerah tujuan wisatawan asing. Karena itu, kewaspadaan menjadi sangat penting bagi BNNK Rote Ndao. Dan tentunya saya akan perkuat kerjasama dengan institusi Polri-TNI dalam menjalankan tugas,” tutupnya.

(Red)

KOMENTAR
Share berita ini :