Polda NTB, Brigjen Pol Drs. Firli, MSi., bersama Danrem 162/WB, Kolonel Inf H. Farid Makruf M,A., menandatangani MoU Kesepakatan Pengamanan Pilkada NTB 2018 di Mapolda NTB, Senin (22/1).
Mataram, Metropol – Polda NTB melakukan penandatanganan Nota Kesepahaman Bersama (MoU) dengan Korem 162 Wira Bhakti, khusus tentang permintaan bantuan pengamanan Pilkada Gubernur dan Wakil Gubernur Propinsi NTB Tahun 2018, acara berlangsung di Mapolda NTB, Senin (22/1).
MoU tersebut terkait kerjasama untuk menjamin rasa aman dan nyaman didalam pelaksanaan pilkada serentak 27 Juni 2018 di NTB, pelaksanaan pilkada serentak benar-benar bisa berjalan aman, adil, tertib, jujur dan demokratis.
Kapolda NTB, Brigjen Pol Drs. Firli, MSi., menegaskan, MoU ini sebagai payung hukum perbantuan TNI Polri khususnya diwilayah Nusa Tenggara Barat (NTB).
“Dalam MoU tersebut mengatur pergerakan pasukan personel keamanan TNI Polri disetiap tahapan pilkada,” tegasnya.
Dalam MoU juga dijelaskan terkait dengan hak dan kewajiban pihak pertama dalam hal ini Polda NTB dan pihak kedua Korem 162 Wira Bhakti. Baik itu berupa kewajiban administrasi perbantuan TNI kepada Polri maupun pertanggungjawaban keuangan.
“Undang-undang mengamanatkan bahwa anggota pilkada itu didukung oleh APBD, sehingga kita mempertanggungjawabkan kepada pemerintah daerah,” ujarnya.
Karena tugas-tugas pilkada berkaitan dengan bidang keamanan dan penegakan hukum bersifat polisional, maka pihak Polda NTB mengharapkan kekuatan bantuan dari TNI ini betul-betul bisa bekerjasama mengantisipasi segala gangguan keamananan dan ketertiban menjelang maupun pada saat pelaksanaan dan pasca pilkada serentak 2018.
Haknya TNI sama dengan haknya Polri, misalnya kalau satu orang anggota Polri yang melakukan pengamanan pelaksanaan Pilkada tiap hari mendapatkan Rp109 ribu, maka anggota TNI yang melakukan pengamanan pilkada serentak juga sama haknya dengan anggota Polri mendapatkan Rp109 ribu, yang didukung APBD.
“Keterlibatan TNI dalam pengamanan Pilkada diharapkan berjalan dengan tertib, aman dan damai,” harapnya.
Sementara itu, Danrem 162 Wira Bhakti, Kolonel (Inf) Farid Makruf, MA., saat silaturrahmi dengan para wartawan media cetak dan elektronik dan online di Makorem, ia menegaskan, pihaknya sudah siap melaksanakan pengamanan membantu Polri dalam pelaksanaan tugas pengamanan.
“Saya pagi tadi sudah melakukan penandatanganan MoU dengan Kapolda tentang perbantuan TNI kepada Polri. Dan kami sudah siap membeck up Polri sesuai tahapan pelaksanaan Pemilu Pilkada Gubernur dan Wakil Gubernur NTB,” jelas Farid.
Menurut Farid Makruf, dalam rangka menciptakan situasi keamanan dan ketertiban menjelang pilkada pihaknya sudah memerintahkan para Babinsa, Danramil, Dandim dan para staf melakukan pendataan daerah-daerah mana yang rawan konflik pada pilkada serentak 2018.
Pendataan daerah rawan konflik sangat penting guna melakukan pengamanan didaerah-daerah yang rawan konflik dalam pilkada serentak 2018.
(Rahmat/Amrin)
