Motor warga saat dipikul oleh personel TNI-Polri.
Konsel, NewsMetropol – Hujan dengan intensitas yang cukup tinggi dalam sepekan terakhir terus mengguyur wilayah Provinsi Sultra.
Akibatnya beberapa sungai meluap sehingga menyebabkan banjir di beberapa wilayah.
Begitupula di Sungai Lambandia di Desa Atari Jaya, Kecamatan Lalembuu, Kabupaten Konawe Selatan.
Dandim 1417/Kendari Letkol Kav. Eko Hermawan Yuniarso, S.I.P. kepada NewsMetropol mengatakan, banjir akibat dari luapan Sungai Lambandia – Lalembuu menyebabkan akses jalan penghubung antara Kecamatan Lalembuu – Kecamatan Tinanggea mengalami hambatan dengan kedalaman air mencapai 70 cm.
Kata dia, banjir tersebut juga merendam puluhan hektar sawah milik warga Desa Atari Jaya.
“Pengguna jalan yang mengendarai sepeda motor terpaksa harus dipikul motornya dengan menggunakan bambu dan peralatan seadanya, agar bisa melanjutkan perjalanan berikutnya,” ujar Letkol Eko.
Olehnya itu, Dandim Kendari mengapresiasi partisipasi warga Desa Atari Jaya yang membantu pengguna jalan sehingga lalu lintas dapat berjalan dengan lancar.
Tingginya partisipasi warga itu kata dia, juga tidak terlepas dari peran Bhabinkamtibmas Desa Atari Jaya dan Babinsa Koramil 1417-05/Tinanggea.
Dia juga menagatakan bahwa satu hal yang disyukuri dari bencana banjir itu karena tidak terjadi korban jiwa.
“Dan secara umum spot-spot banjir dalam kurun sepekan ini telah mengalami surut yang signifikan,“ jelas Dandim 1417/Kendari.
Dia menambahkan, berkat koordinasi dan sinergitas yang baik dengan semua instansi terkait, sesegera mungkin pihaknya akan menyalurkan bantuan yang diperlukan bagi warga korban banjir.
“Kita berharap agar curah hujan dalam kurun waktu ke depan dapat normal kembali, sehingga warga dapat kembali pada aktivitas masing-masing,” jelasnya.
(M. Daksan)
