Oksibil, NewsMetropol – Terkait dengan penembakan yang dilakukan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) terhadap pesawat pengangkut milik TNI AU jenis Casa CN-2909 pada Senin (22/3) lalu, pasukan TNI disiagakan di Kabupaten Pegunungan Bintang.
Komandan Korem 172/PWY Kolonel Inf J. Binsar Parluhutan Sianipar mengatakan bahwa sejak pesawat milik TNI di tembak oleh KKB di Kabupaten Pegunungan Bintang, pihaknya menyiagakan anggota TNI di daerah Serambakon.
Lanjutnya, Dldaerah tersebut merupakan daerah yang dilewati oleh pesawat saat akan mendarat di Bandara Oksibil.
“Kemarin pesawat milik kita yang membawa bahan bangunan dan makanan milik Pemda Pegunungan Bintang, ada tujuh lubang bekas peluru, kami tidak ingin hal serupa terjadi kepada pesawat-pesawat barang lainnya,” ujar Binsar, Ahad (29/3)
Binsar juga mengakui bahwa pihaknya terlibat kontak tembak dengan KKB di Distrik Serambakon.
“Anggota di lapangan telah memukul mundur KKB dari Distrik Serambakon, sehingga diharapkan penerbangan di Bandara Oksibil dapat berjalan aman seperti biasanya. Dan sampai saat ini kami telah menguasai markas mereka,” ujar Binsar lagi.
Diapun berharap dengan disiagakannya pasukan TNI di Kabupaten Pegunungan Bintang dapat memberikan rasa aman kepada masyarakat yang akhir-akhir ini banyak mendapat teror dari KKB.
(Red)
