Tim SAR saat menemukan Fattahul Fiqo (21), korban KM Bunga Melati 79 yang tersangkut di badan kapal dalam keadaan meninggal dunia.
Kendari NewsMetropol – Tim SAR berhasil menemukan Fattahul Fiqo (21) yang dinyatakan hilang beberapa hari lalu.
Danlanal Kendari Kolonel Laut (P) I Putu Darjatna mengatakan Fattahul Fiqo ditemukan Tim SAR tersangkut di badan kapal dalam keadaan meninggal dunia.
“Ditemukan tersangkut tadi siang sekira pukul 11.00 wita oleh Tim,” ujar Danlanal Kendari kepada NewsMetropol melalui Whatsappnya, Sabtu (21/7).
Kata Danlanal, korban adalah crew KM Bunga Melati 79 yang dinyatakan hilang akibat insiden kecelakaan laut yang terjadi pada hari Kamis (19/7) lalu.
Mengetahui ada kecelakaan laut di wilayahnya, Danlanal Kendari mengerahkan personelnya untuk bergabung dengan Tim SAR lainnya guna melakukan operasi SAR, pada Sabtu (21/7).
“Sekira pukul 06.10 Wita, 4 personel Tim Ops SAR Lanal Kendari menuju lokasi pelaksanaan SAR dengan menggunakan Sea Rider dan bergabung dengan Tim SAR dari Basarnas Kendari dan KPLP di sekitar perairan Pulau Cempedak untuk melaksanakan penyisiran di perairan Pulau Cempedak dan sekitarnya,” terangnya.
Lanjutnya sekira pukul 09.00 wita pada koordinat 04°11.98 LS – 122°55.37 BT pada kedalaman 30 m Tim SAR menemukan tanda-tanda keberadaan KM Bunga Melati 79.
“Tanda-tanda itu diantaranya adanya limbah minyak yang berada di permukaan dan gelembung udara yang keluar dari dalam laut,” imbuhnya.
Dia menambahkan, bahwa pelaksanaan operasi SAR sempat dihentikan sementara karena kondisi cuaca yang tidak mendukung yakni hujan deras disertai gelombang tinggi.
“Selain Tim SAR gabungan, keberhasilan menemukan korban juga dibantu oleh masyarakat nelayan sekitar Pulau Cempedak,” pungkasnya.
(M. Daksan)
