Banjarmasin, NewsMetropol – Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan (Polda Kalsel) memperoleh predikat Wilayah Bebas Dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM) dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia (Kemenpan RB RI).
“Alhamdulillah hari ini kami mendapat penghargaan sebagai wilayah bebas dari korupsi atau WBK dan wilayah birokrasi bersih melayani atau WBBM,” ujar Kapolda Kalsel Irjen Pol. Yazid Fanani, Rabu (11/12).
Penghargaan ini, kata Kapolda, diraih pada ajang penganugerahan zona integritas (ZI) Menuju Wilayah Bebas Dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) yang diselenggarakan oleh Kemenpan RB. Penghargaan itu diberikan di Jakarta pada Selasa kemarin (10/12).
“Penghargaan baru hari ini kami terima, dan kami akan rayakan kecil-kecilan bersama anggota lain,” ujar Kapolda.
Kapolda mengungkapkan penghargaan ini sekaligus jadi kado bertepatan dengan peringatan hari Anti Korupsi Internasional.
Menurutnya, diraihnyapenghargaan ini tidak lepas dari jerih payah dari seluruh personil Polda Kalsel.
“Perolehan predikat WBK/WBBM tahun 2019 ini berkat kerja keras seluruh personil Polda Kalsel, dan kami akan terus berupaya berkomitmen memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat,” lanjut Kapolda.
Penghargaan diberikan bersama dengan 506 Unit kerja dari 63 instansi pemerintah dalam keberhasilan membangun zona integritas.
“Jadi kami terima penghargaan ini dari Kemenpan RB bersamaan dengan pemberian penghargaan kepada 506 unit kerja dari 63 instansi pemerintah yang berhasil membangun Zona Integritas (ZI). Pemberian penghargaan dilakukan oleh Wakil Presiden Republik Indonesia Prof. Dr. K.H. Ma’ruf Amin kepada 16 pimpinan kementerian/lembaga/pemda yang berhasil membangun zona integritas secara massive sehingga mendapatkan predikat WBK dan WBBM,” terang Kapolda Kalsel.
Kapolda Kalsel Irjen Pol. Yazid Fanani menambahkan dalam penetapan predikat WBK/WBBM ini telah melalui penilaian ketat oleh Tim Penilai Internal (TPI) dan dilanjutkan dengan evaluasi oleh Tim Penilai Nasional, penetapan predikat unit kerja pelayanan WBK/WBBM serta penyerahan penghargaan WBK/WBBM kepada unit kerja pelayanan tersebut.
“Ada sambutan dari Pak Menteri, bahwa Pembangunan Zona Integritas merupakan miniatur pelaksanaan Reformasi Birokrasi di Indonesia. Sehingga mampu mengembangkan budaya birokasi yang bersih, melayani. Serta untuk membangun percontohan pada unit kerja yang bersih, akuntabel, berkinerja tinggi, efektif dan efisien, bebas dari korupsi dan bersih serta melayani,” jelas Kapolda.
Kapolda menambahkan Wapres RI berpesan bahwa untuk mempercepat pencapaian sasaran hasil tersebut, Zona Integritas dibangun sebagai simbol komitmen pelaksanaan reformasi birokrasi di tiap unit kerja. Setiap unit kerja yang berhasil membangun ZI akan menjadi role model bagi unit kerja lainnya untuk menuju WBK/WBBM.
Pada ajang pemberian penghargaan tersebut, penerima dari Polda Kalsel yakni diantaranya Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Dit Reskrimsus) Polda Kalsel, Polres Barito Kuala (Batola), Polres hulu Sungai Selatan (HSS), Polres Hulu Sungai Tengah (HST), dan Polres Kotabaru.
Untuk diketahui pada acara Apresiasi dan Penganugerahan Zona Integritas menuju WBK/WBBM tahun 2019 oleh Kemenpan RB RI tersebut dihadiri Wakil Presiden RI, Menteri PAN-RB RI, Deputi Bidang Pelayanan Publik Kementerian PAN-RB RI, Asisten Kapolri Bidang Rena dan Bidang SDM, Kapolda Sumut, Kapolda Sumbar, Kapolda Babel, Kapolda Jambi, Kapolda Jabar, Kapolda Jateng, Kapolda DIY, Kapolda Jatim, Kapolda Bali, Kapolda Kalsel, Kapolda Kalbar, Kapolda Kalteng, Kapolda Kaltim, Kapolda Sulut, Kapolda Sulsel, dan Kapolda Sulteng.
(R2/Humas Polda Kalsel)
