TNI AL Gelar Rapim

Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal), Laksamana TNI Ade Supandi, S.E., M.A.P, memimpin dan membuka lansung Rapim TNI AL 2018, bertempat Auditorium Yos Sudarso, Markas Besar Angkatan Laut (Mabesal), Cilangkap, Jakarta Timur, Jumat (26/1).

Jakarta, NewsMetropol – Mabes TNI AL menggelar Rapat Pimpinan dalam rangka menentukan arah kebijakan dan perencanaan tahun 2018.

Rapim yang mengusung tema, “Dengan Dilandasi Jiwa Kesatria, Militan, Loyal, Profesional Dan Modern, TNI AL Siap Melaksanakan Tugas Dalam Rangka Mendukung Indonesia Sebagai Poros Maritim Dunia” dibuka dan dipimpin sécara langsung oleh Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal), Laksamana TNI Ade Supandi, S.E., M.A.P pada Jumat (26/1).

Rapim ini direncanakan berlangsung selama dua hari yakni pada 26 sampai dengan 27 Januari 2018 bertempat Auditorium Yos Sudarso, Markas Besar Angkatan Laut (Mabesal), Cilangkap, Jakarta Timur.

Di sela-sela kegiatan Rapim, kepada awak media Kasal menyampaikan Rapim TNI AL adalah merupakan kelanjutan dari Rapim TNI beberapa hari lalu dan juga merupakan sarana untuk menyampaikan berbagai arah kebijakan Pemimpin TNI AL dalam perencanaan TNI AL tahun 2018.

Baca Juga:  Kasum TNI Buka Rapat Koordinasi Personel TA 2026

“Rapim ini adalah untuk menyampaikan kebijakan panglima TNI tahun 2018 dan dilanjutkan untuk menyampaikan kebijakan perencanaan TNI Angkatan Laut Tahun 2018” tutur Kasal.

Selain itu, dijelaskannya Rapim TNI AL juga dijadikan sarana untuk mengevaluasi hasil pembinaan kekuatan TNI Angkatan Laut tahun 2017 dan rencana pembinaan kekuatan TNI Angkatan Laut tahun 2018 masing-masing bidang.

“Rapim kali ini sedikit berbeda dari sebelumnya, dimana digunakan lebih banyak untuk diskusi permasalahan yang tengah terjadi dari kotama-kotama. Semua permasalahan harus disampaikan untuk didiskusikan sehingga kedepannya akan memudahkan pimpinan dalam mengambil kebijakan” kata Laksama TNI Ade Supandi.

Eskalasi di Laut Cina Selatan dan daerah perbatasan dengan negara tetangga, lanjutnya, akan menjadi salah satu topik yang akan didiskusikan. Selain itu akan dibahas juga dengan alutsista yang hingga saat ini secara prosentase baru mencapai 40-50%.

Baca Juga:  Panglima TNI Pimpin Upacara Penyerahan Jenazah dan Ikuti Upacara Pemakaman Wapres ke-6 RI

“Beberapa kebijakan lain yakni mengenai pekerjaan yang belum selesai seperti pembinaan personel dan tantangan kekinian. Perwira dituntut harus memiliki pengetahuan yang bagus, untuk itu diperlukan pola perkembangan karir, kapasitas dan fasilitas pendidikan bagi perwira” jelas Kasal yang dalam tahun ini akan memasuki pensiun.

Pada tahun ini, Rapim TNI AL diikuti kurang Iebih 270 peserta yang merupakan unsur pimpinan di jajaran TNI AL, terdiri dari Pembicara/Pemapar 13 peserta, Pejabat Mabesal 100 peserta, ‘Pejabat Komando Utama (Kotama) TNI AL dan Lembaga Pendidikan (Lemdik) 25 peserta, Pejabat Non Struktural 91 peser‘ta dan Panitia/Pendukung 41 personel.

(Deni M/Dispenal)

KOMENTAR
Share berita ini :