IMG-20211114-WA0018

Penulis : Ahkam | Editor : Febry Ferdyan

BARRU, newsmetropol.id – Seorang Kakek bernama Mise (75), pekerjaan nelayan, warga Buttue, Desa Garessi, Kecamatan Tanete Rilau, Kabupaten Barru, Provinsi Sulawesi Selatan, ditemukan dalam keadaan meninggal dunia tenggelam di sungai Lajari, Desa Garessi, Sabtu (13/11/2021).

Salah seorang keluarga Kakek Mise yang ditemui menjelaskan kronologi kejadian yakni sekira pukul 06.15 wita kakek Mise meninggalkan rumah menuju ke sungai Lajari, Desa Garessi untuk menangkap ikan, namun pukul 10.00 wita korban belum kembali.

Karena belum pulang, keluarga kakek Mise khawatir dan melakukan pencarian, dan pada saat keluarga korban melakukan pencarian, hanya menemukan sepeda yang terparkir dipinggir sungai dan perahunya yang dalam keadaan terbalik, sehingga pihak keluarga korban melaporkan kejadian tersebut kepada kepala Dusun Lajari, maka Kepala Dusun bersama warga membantu melakukan pencarian terhadap korban.

Baca Juga:  Miris! Karhutla Ussu Hanguskan Ratusan Juta Hasil Petani, Anggaran Penanganan Dinilai Tak Sebanding Dengan Ancaman

Sekira Pukul 13.30 wita, kakek Mise ditemukan tersangkut dijaring pukat nelayan atas nama Ramli (50) yang juga sebagai nelayan warga Lingkungan Dea’e, Kelurahan Coppo, Kecamatan Barru, yang juga sedang melakukan penangkapan ikan di muara sungai Lajari.

Jenazah Kakek Mise kemudian dievakuasi oleh pihak BPBD bersama Pihak TNI-Polri dan dibantu oleh masyarakat setempat, kemudian korban dibawa kerumah duka untuk dilakukan proses pemakaman.

Kapolsek Tanete Rilau, IPTU Aspar Hakim, SH. MH., membenarkan hal tersebut. Menurutnya, setelah kakek Mise ditemukan, keluarga tidak bersedia dilakukan visum dan langsung dilakukan prosesi pemakaman.

“Pihak keluarga korban tidak bersedia dilakukan Visum ET Revertum terhadap korban dan membuat surat pernyataan secara tertulis,” tutup Kapolsek.

KOMENTAR
Share berita ini :