Jakarta, NewsMetropol – Anggota Komisi III DPR RI Supriansa mengatakan keputusan pemerintah yang memberlakukan new normal berdampak positif bagi seluruh sendi kehidupan masyarakat utamanya di bidang ekonomi.
Lanjut dia, kondisi ini memberi harapan baru untuk pertumbuhan perekonomian Indonesia karena di waktu yang bersamaan nilai tukar rupiah menguat terhadap dolar (Amerika Serikat red).
“Nilai tukar rupiah yang cenderung menguat terhadap dolar jelas ini memberi peluang untuk perbaikan ekonomi Indonesia,” jelas Politisi Partai Golkar itu, Senin (8/6).
Supriansa juga mengatakan seiring menguatnya rupiah terhadap dolar seyogyanya dimanfaatkan oleh seluruh komponen bangsa untuk lebih menggalakkan kegiatan-kegiatan ekonomi produktif yang bernilai ekspor sehingga bangsa Indonesia dapat keluar dari krisis ekonomi.
“Kita memiliki kekayaan Sumber Daya Alam yang melimpah seperti batubara, emas, nikel, aspal, hasil hutan, titanium, ikan dan lainnya yang bila pemanfaatannya dikelola secara optimal akan memberikan kesejahteraan dan kemakmuran rakyat,” ujarnya lagi.
Untuk itu Legislator asal Sulawesi Selatan tersebut meminta rakyat Indonesia untuk mendukung sepenuhnya langkah yang ditempuh pemerintah yang memberlakukan new normal.
“Kita tidak tahu sampai kapan pandemi ini akan berlalu di hadapan kita. Tidak ada satupun jaminan bahwa Covid-19 segera berakhir dari kehidupan kita. Karena itu, mari kita mempersiapkan diri untuk bergegas memasuki pola hidup baru. Kenormalan baru seperti rajin cuci tangan, pakai masker setiap keluar rumah, menjaga kebugaran tubuh dan sering mengkonsumsi vitamin merupakan suatu sikap keharusan di tengah-tengah ketidakpastian ini,” imbuhnya.
Mengutip Pembukaan UUD 1945 alinea keempat, Supriansa menegaskan bahwa negara akan selalu hadir untuk melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia.
“Ini adalah petunjuk bahwa dalam keadaan bagaimanapun negara pasti dan harus hadir di tengah-tengah rakyatnya untuk memberikan perlindungan. Ini perintah Undang-undang tertinggi di republik ini. Mari mempercayakan pemerintah menerapkan strategi untuk keluar dari krisis ekonomi yang kita alami,” jelasnya.
Dia juga mengingatkan agar rakyat Indonesia tidak mudah percaya pada informasi yang bernada provokasi dari pihak-pihak yang menginginkan kegaduhan di negeri ini.
“Banyak pihak yang mau melihat bangsa ini menjadi gaduh dan lemah. Sebab, jika negara ini lemah, maka banyak pihak di luar akan bergembira. Pihak-pihak ini yang kini tengah berupaya mengincar sumber daya alam bangsa yang kaya ini.
Sebagai generasi anak bangsa, saya hanya berpesan, ayo kita jaga Indonesia,” pungkasnya.
(Red)
