Suasana Warga dibantu oleh Aparat terkait menyeberangi luapan air di Jalan Trans Sulawesi di Desa Sambandente, Kecamatan Oheo, Kabupaten Konawe Utara, Provinsi Sultra.
Kendari, NewsMetropol – Meluapnya air Sungai Walalindu di Desa Sambandente, Kecamatan Oheo, Kabupaten Konawe Utara, Provinsi Sultra telah menyebabkan jalur Trans Sulawesi lumpuh.
“Akses jalan terputus, kendaraan macet sepanjang 500 meter dari arah maupun menuju Morowali,” ujar Komandan Kodim 1417/Kendari Letkol Kav. Eko Hermawan Yuniarso, S.I.P. kepada NewsMetropol, Selasa (22/5).
Kata Dandim Kendari, luapan air di Jalan Trans Sulawesi itu mencapai panjang 500 meter dengan kedalaman mencapai 1,5 meter.
“Banjir tersebut juga menyebabkan distribusi bahan pangan terhambat,” ujar Letkol Eko lagi.
Lanjutnya, kini pihaknya bersama instansi terkait sedang melaksanakan upaya penanggulangan bencana banjir itu.
“Saat ini, kami bersama instansi terkait melaksanakan distribusi dan pendirian tenda darurat, drooping logistik (sembako), membantu warga menyeberangi luapan air serta juga memonitor perkembangan cuaca,” imbuhnya.
Dandim Kendari menambahkan meskipun banjir itu tidak menimbulkan kerugian jiwa namun hingga saat ini pihaknya belum dapat memastikan jumlah kerugian materi yang diderita warga.
“Kerugian korban jiwa adalah nihil namun kerugian materiil masih dalam penghimpunan atau pendataan,” pungkasnya.
(M. Daksan)
