Barru, NewsMetropol – Bupati Barru Ir. H. Suardi Saleh M.Si., meminta kepada Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, dan Direktur RSUD Barru, untuk memperhatikan semua kebutuhan para Perawat yang sedang menjalani masa karantina di gedung Bola Sobae Barru.
Hal tersebut disampaikan Suardi Saleh, saat melakukan Conferensi Pers bersama Jubir Khusus Covid-19 dr Amis Rifai, Direktur RSUD Barru dr. A. Nikmawati DEA., di Media Centre, Gugus Tugas Kabupaten Barru, provinsi Sulawesi Selatan, pada Jumat (8/5).
“Jadi dok, tolong perhatikan, dan sampaikan jika ada yang dibutuhkan, jangan dibuat stress dan tolong diperbaiki menu makanannya” kata Suardi Saleh.
Menurut Suardi Saleh, setelah menerima kunjungan kerja Gubernur, dirinya bersama Wakil Bupati, Sekda, langsung menuju ke gedung Bola Sobae untuk melihat langsung keadaan para Tenaga Medis yang sedang menjalani masa isolasi, pasca adanya salah satu remaja Santri warga Barru yang dinyatakan positif Covid-19.
“Agar Perawat yang menjalani masa isolasi di gedung Bola Soba’e ini, tidak stres, saya minta agar disiapkan televisi di tiap kamar dengan memindahkan TV yang ada di ruangan beberapa pejabat” ujar Suardi Saleh, di hadapan para Awak Media.
Sementara itu, pada kaesempatan yang sama Jubir Khusus Covid 19 dr. Amis Rifai, menjelaskan bahwa hari ini ada perubahan istilah sesuai arahan Kemenkes dengan mengubah istilah OTG dengan Pelaku Perjalanan, Pelaku Perjalanan saat ini berjumlah 710 orang, OTG 7 orang yang merupakan perawat reaktif Rapid Test kemarin, ODP 3, PDP 2 yakni orang tua anak yang positif, dan positif 1 orang santri kemarin.
(Ahkam)
