Setengah Bulan Berjalan, Opster TNI Tunjukan Kemajuan Signifikan

Suasana pembuatan badan jalan oleh Opster TNI di wilayah Kabupaten Nunukan.

Nunukan, NewsMetropol – Pasca Pembukaan kegiatan Opster TNI pada tanggal 3 April 2018 lalu oleh Pangdam VI/Mulawarman Mayjen TNI Subiyanto, S.I.P di wilayah Kabupaten Nunukan sampai dengan saat ini memberikan kemajuan yang signifikan di sasaran masing masing.

Memasuki di hari ke 19 ini pada Ahad (22/4) presentase sasaran fisik mulai dari Pembuatan Badan Jalan di RT 05 sepanjang 2,5 Km sudah berjalan 29 % sedangkan Pembuatan badan jalan di RT 09 sepanjang 4 Km sudah mencapai 30 %.

Untuk Pembangunan 1 unit Posyandu di RT 08 sudah berjalan 44 % serta Pembuatan 1 unit MCK di RT 01 mencapai 25 %.

Baca Juga:  Kasum TNI Terima Apresiasi dari Pemerintah New Zealand

Selama proses pengerjaan sasaran fisik berjalan dengan lancar dan belum ditemukan adanya halangan atau kendala.

Total pelibatan personil dalam rangka pengerjaan sasaran fisik Opster TNI berjumlah 143 orang yang terbagi menjadi 57 orang personil TNI AD, 3 orang personil TNI AL, 3 orang personil TNI AU dan Balakrem 5 orang serta partisipasi dari warga masyarakat sekiitar sebanyak 75 orang disebar di masing-masing sasaran fisik.

Opster TNI yang digelar direncanakan berjalan selama 70 hari pelaksanaan.

Dihadapkan dengan waktu yang ada, Komandan Kodim 0911/Nunukan Letkol Czi Abdilaah Arif, S.I.P berharap pengerjaan sasaran fisik dan pelaksanaan kegiatan non fisik bisa berjalan 100%.

“70 Hari bukanlah waktu yang lama, sehingga diharapkan dengan waktu yang ada untuk sasaran fisik dan sasaran non fisik dapat berjalan lancar dan terselesaikan. Lebih bagus lagi apabila sudah terselesaikan sebelum hari H nya nanti pada tanggal 11 Juni 2018. Sehingga kita bisa mantapkan hasil pengerjaan dan melihat apa yang masih kurang-kurang untuk dimaksimalkan lagi,” tegas Dandim.

Baca Juga:  Panglima TNI Sinergikan TNI dan Pemda untuk Percepatan Pembangunan di Daerah

Para personil yang terlibat dalam kegiatan Opster TNI diistirahatkan di induk semang masing-masing yang terdekat dengan sasaran.

“Personil yang terlibat kami instruksikan untuk tinggal bersama masyarakat sekitar atau induk semang yang terdekat jaraknya dengan sasaran fisik. Dengan harapan selain pengerjaan sasaran dapat berjalan optimal juga nilai kemanunggalan TNI rakyat akan semakin erat terasa,” tutup Dandim.

(Guntur DJ)

KOMENTAR
Share berita ini :