Sekretaris Dirjen Penyelenggara Haji dan Umrah (PHU) Dr. H. Muhajirin Yanis saat memberikan sambutan pada acara pelepasan jamaah haji Dua Ribu Wisata, di Swiss Belhotel International, Cengkareng, Rabu (8/8).
Jakarta, NewsMetropol – Jamaah Haji Khusus, (ONH Plus) PT Dua Ribu Wisata (DRW) bertolak langsung ke Madina. Jemaah dilepaskan oleh Sekretaris Direktur Jenderal (Dirjen) Penyelenggara Haji dan Umrah (PHU) Kemenag RI, Dr. H. Muhajirin Yanis, M.Pd.i, di Swiss Belhotel, Bandara Soekarno – Hatta, Cengkareng, Rabu (8/8).

“Saya hari ini ikut bahagia melihat keceriaan dan kebahagiaan bapak dan ibu jemaah Dua Ribu Wisata. Kalian adalah muka-muka calon jemaah haji mabrur,” kata Muhajirin.
“Memilih perusahaan haji DRW tidak salah. Ini adalah travel profesional, yang telah memenuhi ketentuan dan pengawasan Direktorat Haji dan Umrah Kementerian Agama. Saya percaya bahwa apa yang jemaah telah tanda-tangani dan sepakati dengan pihak DRW, akan diterima selama prosesi haji di tanah suci. Travel ini cepat tanggap. Jika bapak dan ibu merasa ada yang kurang selama di tanah suci, silakan sampaikan kepada kami kelak. Begitu pula sebaliknya, jika merasakan kepuasan, silakan beritahu keluarga dan teman-teman bapak dan ibu tentang fasilitas perusahan haji ini (DRW),” pungkas Setdirjen Haji dan Umrah.

Sebelum dilepas dari bandara internasional Soekarno Hatta Cengkareng, jemaah DRW terlebih dahulu dikumpulkan, dibagikan perlengkapan teknis seperti id card, buku petunjuk, gelang, dll, dan dibreefying berbagai hal-hal teknis, di Swiss Belhotel Internasional rest area Cengkareng, Provinsi Banten.
Pelepasan rombongan pertama ini, arbain, dihadiri oleh jajaran Direksi dan Komisaris, Dewan Penasehat juga Pembimbing DRW seperti AG. Prof. Dr. H. Faried Wadjedy, Lc, MA ; Mayjen TNI (Purn) Dr. H. Syamsu Djalal SH, MH ; KH. Tadjuddin Hasan ; AG Drs KH. Ramli Rette, SQ, M.Ag ; Ustadz Agus Rahmat Tanjeng, S.Ag, M.Ag ; Drs. H Agus Salim Hussein ; HM. Ja’far Muhammadiah, dan seluruh kruw tim kerja PT Dua Ribu Wisata.
Total Jamaah DRW adalah 101 orang, terdiri 54 perempuan; dan laki-laki 47 orang; 3 orang pembimbing; dan satu dokter, yakni dr Siti Aisyah Dahlan Hussein.
(M. Saleh Mude dan Imran BAK)
