Tampak jasad Sanjaya yang tergantung di atas pohon.
Lebak, NewsMetropol – Setelah menghilang sembilan hari, akhirnya Sanjaya (20) ditemukan tergantung di atas pohon dalam keadaan tidak bernyawa, Senin (2/4).
Warga Desa Cikamunding, Kecamatan Cilograng Kebupaten Lebak itu sebelumnya dikabarkan tewas tenggelam di Situ Cikamunding.
Kepala Desa Cikamunding, M. Soleh kepada NewsMetropol menuturkan, pada Senin (26/3) lalu pihaknya mendapatkan laporan dari warga bahwa Sanjaya hilang di sekitar situ (kolam) Hiyang.
“Kami dari desa langsung melakukan pencarian ke sekitar kolam itu,” ujarnya.
Lanjutnya, selama beberapa hari pihaknya melakukan pencarian di sekitar kolam itu hingga akhirnya tidak membuahkan hasil termasuk mendatangkan paranormal.
“Kalau Sanjaya tenggelam di kolam biasanya tiga hari sudah timbul ke atas. Kami berupaya sampai mencari orang pintar supaya Sanjaya bisa di ketemukan,” imbuhnya.
Kata Kades Cikamuding, titik terang keberadaan Sanjaya berawal dari laporan Uprad seorang pengarit rumput.
Kades M. Soleh menuturkan, bahwa Kang Uprad menemukakan Sanjaya tergantung di Pohon Picung.
Soleh menerangkan, warga Cileungsi Barat itu menemukan korban saat mengarit rumput tercium adanya bau menyengat.
Lebih jauh Soleh mengatakan, bahwa berawal dari aroma menyengat itu, Uprad Cs., membentuk tim guna menelusuri asal bau itu.
“Tim pertama yang terdiri saya Sekdes dan Iik, setelah masuk hutan yang jaraknya kurang lebih tiga kilo meter dari Kampung Cikampunding, Sanjaya ditemukan tergantung di atas pohon picung dengan kondisi sudah membusuk,” ujar M.Soleh menirukan ucapan Uprad.
“Penemuan Sanjaya tadi pagi sekira pukul 8.05 wita oleh saudara Iik Nurjaman Kaur Keuangan, setelah diyakini bahwa itu benar Sanjaya kamipun langsung menghubungi pihak Kepolisian Sektor Cilograng,” tambah M. Soleh.
Di tempat yang sama, Kapolsek Cilograng AKP Suparwono kepada News Metropol membenarkan bahwa mayat tersebut adalah Sanjaya Bin Joni warga Desa Cikamunding Kecamatan Cilograng Kabupaten Lebak.
(Syarifudin)
