20210502_103203

Bulukumba, NewsMetropol – Menurut Laporan masyarakat yang bermukim di bilangan pariwisata Bira, menyatakan ada beberapa cafe dan warung remang-remang yang masih beroperasi di malam hari dalam bulan suci ramadhan.

Andi Baso Bintang Kasat Pol PP dan Damkar di dampingi Munir kasi penegakan perda Satpol PP dan Damkar Bulukumba segera bertindak di bantu oleh TNI dan Polri segera mendatangi TKP dibilangan pariwisata Bira.

Dalam hal menindak lanjuti laporan masyarakat terkait adanya cafe dan warung remang-remang yang beroperasi dalam bulan suci ramadhan, Ka.Satuan Polisi Pamong praja di dampingi kasi Penegakan perda yang di bantu oleh TNI dari Kodim 1411/Blkb dan Polres Bulukumba melakukan operasi penyisiran dan penggerebekan di kawasan pariwisata Bira, 29/04/2021.

Munir yang di hubungi via selulernya oleh awak media mengatakan bahwa operasi ini kami lakukan sebagai langkah kongkrit melalui surat edaran bupati ” himbauan dan larangan terkait hal untuk menghormati bulan puasa.

Baca Juga:  PDAM Tak Alirkan Air, Warga Jalan Tengku Umar Lorong Keluhkan Ketergantungan Distribusi Mobil Tangki

“Operasi dan penggerebekan ini di gelar secara acak agar tak ada satupun pemilik cafe dan warung remang-remang yang bermain mata dengan aparat”, ungkapnya via seluler pada Sabtu (1/5).

Tim patroli dari Satpol PP yang di terjunkan ke TKP berjumlah 30 orang yang di backup personil provost dari Kodim 1411/Blkb dan polres Bulukumba.

Dalam operasi patroli penggrebekan di pantai wisata Bira di amankan beberapa minuman botol miras yang di pajang oleh pemilik warung remang-remang namun pemilik tidak lagi berada di tempat, ungkapnya.

“Operasi dan penggerebekan ini di mulai sejak pukul 21.30 sampai dengan 23.30 wita, dan semua cafe dan warung remang-remang yang kami telusuri di bilangan pantai Bira dan bara, semua dalam keadaan tertutup, tuturnya.

Baca Juga:  PDAM Tak Alirkan Air, Warga Jalan Tengku Umar Lorong Keluhkan Ketergantungan Distribusi Mobil Tangki

Menurut Munir kami juga mengkonfirmasi kepada ketua Assosiasi Hotel dan resto di TKP, sejak 10 April 2021 yang lalu ketua Assosiasi menyatakan semua cafe yang di kawasan pariwisata ini sudah tutup hingga usai idul Fitri.

Andi Baso Bintang yang di konfirmasi terkait hal ini telah berkomitmen bahwa giat operasi yang kami lakukan ini, tidak sampai disini saja, tetapi sepanjang ada laporan dari masyarakat terkait adanya cafe dan warung-warung remang yang buka dalam bulan Ramadhan, kami tidak akan tinggal diam serta kami akan melakukan tindakan tegas.

(Syarif)

KOMENTAR
Share berita ini :