Kanit Dikyasa Ipda Agus Yudi Kurniawan secara Simbolis menyerahkan seragam Balantas kepada Anggota Banser (tengah).
Jember, Jember – Upaya menekan pelanggaran lalulintas di Jalan raya, Satuan Lalulintas Polres Jember menjadikan Banser sebagai pelopor tertibĀ berlalu lintas.
Menurut Kanit Pendidikan dan Rekayasa (Dikyasa) Ipda Agus Yudi Kurniawan keberadaan Banser sangat strategis, karena memiliki jumlah personel yang paling banyak diantara satgas ormas lainnya.
“Dengan demikian, bisa memberi contoh yang baik, bagi masyarakat yakni budaya tertib berlalu lintas, sebab kecelakaan terjadi karena diawali dengan pelanggaran,” ujar Agus Kamis (28/12) kemarin.
Masih kata Agus, karena tidak tertib berlalu lintas dalam Bulan Desember 2017 ini saja, tercatat ada 25 korban meninggal dunia di jalan raya karena tidak menggunakan helm.
Lanjut Agus, untuk itu Satlantas Polres Jember bekerja sama dengan Pengurus Cabang Gerakan Pemuda Cabang Jember untuk memberikan Sosialisasi budaya tertib berlalu lintas.
“Dengan demikian banser nantinya memiliki bekal ilmu tentang lalu lintas, sebagai dasar berkiprah dalam membantu masyarakat dalam menjalankan tugasnya,” ujarnya lagi.
Usai memberikan materi kelalulintasan, Ipda Agus Yudi K, selanjutnya meresmikan terbentuknya Banser Lalu lintas (Balantas) Cabang Jember, di Aula Kantor GP Ansor Cabang Jember.
Sementara itu, Ketua GP Ansor Cabang Jember, H.M. Ayub Junaidi menjelaskan terbentuknya Balantas menambah daftar satuan tugas Banser yang ada di Kabupaten Jember yang sebelumnya hanya Banser Tanggap Bencana (Bagana).
“Hal ini dilakukan, supaya anggota Banser memiliki kemampuan dalam mengatur lalu lintas, saat diminta membantu masyarakat,” ujar ayub
Ayub juga menekankan setelah dilakukan pelatihan, Anggota Banser bisa mengamalkan ilmunya untuk dirinya sendiri, yakni memilih budaya tertib berlalu lintas.
(Andik)
