Jakarta, NewsMetropol – Tokoh Masyarakat Sulsel yang berada di Jakarta, Syarifuddin Daeng Punna sangat menyayangkan adanya upaya provokator yang ingin mengacaukan stabilitas dan kerukunan antar umat beragama dengan cara mencoret dinding musholla di Kota Tangerang Banten.
“Perbuatan seperti ini bukan orang yang beragama, sebab tindakan tersebut tidak di ajarkan dalam agama manapun,” ujar pria yang sering disapa SaDaP ini, Rabu (30/9).
Untuk itu dia berharap semua pihak dapat menahan diri dan tidak terprovokasi dengan ulah segelintir orang yang tidak menginginkan negeri ini aman dan damai.
“Kalau terjadi kekacauan mereka pasti akan senang karena ada target politik yang ingin dicapai, sebab hampir setiap kejadian selalu ada kepentingan di balik itu semua entah politik atau ekonomi,” ulas SAdAP.
Dia pun mengingatkan semua elemen bangsa agar menyerahkan masalah ini sepenuhnya kepada aparat hukum.
Serahkan ke aparat untuk menindaklanjuti dan kepada ummat beragama agar tidak terpancing dengan cara-cara provokator yang ingin membenturkan kita sesama anak bangsa, mengingat kejadian ini menjelang pilkada serentak 2020,” tambah SaDaP.
Menurutnya banyak problem yang dialami bangsa ini, dimana generasi muda saat ini sangat mudah terpolarisasi dengan isu-isu yang mengancam stabilitas keamanan negara.
Lebih jauh kata dia, salah satu yang urgen adalah generasi saat ini sudah tidak lagi belajar tentang sejarah berdirinya NKRI yang tidak terlepas dari kekuatan keberagaman (Pluralitas).
Maka semboyan Bhinneka Tnggal Ika lanjut dia, menjadi perekat agar perbedaan itu tidak melunturkan semangat nasionalisme serta memperkuat persatuan bangsa.
“Bangsa ini tidak boleh lengah, ancaman perpecahan didepan mata, generasi muda indonesia ternina bobokkan dengan teknologi informasi dan perkembangan modernisasi. Jika melihat pemberitaan media mayoritas pengguna dan pengedar narkoba rata-rata masih terbilang sebagai anak muda, nah disinilah sumber utama kehancuran bangsa, Narkoba menciptakan banyak masalah termasuk salah satu ancaman dapat melemahkan kekuatan bangsa ini, kalau orang yg sudah ketagihan narkoba semua yang dikerjakan pasti tanpa berpikir panjang,” terang SaDaP.
Olehnya itu dia mengajak semua komponen bangsa agar senantiasa menjaga keharmonisan antar umat beragama untuk jangan pernah membenci satu dengan lainnya sebab tuhan menciptakan perbedaan untuk saling berbagi dan mengasihi.
(Red)
