IMG-20200513-WA0101

Jakarta, NewsMetropol – Syarifuddin Daeng Punna mengingatkan elit politik di Kota Makassar agar senantiasa menjaga warisan leluhur yakni Sipakainge, Sipakatauki.

“Dalam berpolitik jangan mengedepankan nafsu, itu tidak baik,” ujar SaDaP, Rabu (13/5).

Menurutnya, warga Bugis Makassar pantang melakukan perbuatan yang mencoreng nilai tradisi yang sudah lama ada dalam tatanan kehidupan

“Saya melihat politik tidak lagi dijadikan instrumen memanusiakan manusia, tidak lagi berorientasi pada kesejahteraan, justru yang terjadi saling menghardik satu dengan yang lain,” tambah SaDaP.

Dia pun menyangkan bila politik hanya dijadikan sebagai alat untuk mencederai orang lain

“Ironisnya dijadikan cara bagaimana mencari cari kesalahan orang lain.
Mindset kita di bentuk hanya untuk berkonflik tanpa memikirkan solusi kesejahteraan masyarakat,” terang SaDaP.

Dia menambahkan bahwa tidak ada manusia yang sempurna karena manusia sejatinya penuh kesalahan dan kehilafan.

“Kita di dunia ini hanya sementara, maka saling mengingatkanlah kepada sesama, sebab kebaikan wajib untuk disampaikan dan hal-hal yang mudharat perlu dijauhi,” imbuhnya.

“Kalau politik itu dinilai sebagai tujuan untuk meraih kekuasaan maka cara-cara yang tak lazim akan terus menerus dilakukan, mencari cari kesalahan orang lain bukan ajaran agama manapun, maka saling sipakatauki,” tutup SaDaP.

(Red)

KOMENTAR
Share berita ini :