NTT, NewsMetropol – Hujan deras yang terus menerus mengguyur Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) selama 3 hari terakhir ini telah mengakibatkan bencana alam di beberapa wilayah.
Salah satu wilayah yang terdampak banjir bandang adalah Dusun 4/Toininu, Desa Bena, Kecamatan Amanuban Selatan, Kab. TTS diperkirakan yang terdampak sebanyak 169 Kartu Keluarga (KK) dengan jumlah ± 600 jiwa.
Bahkan sampai dengan berita ini diturunkan masih ratusan warga yang terjebak banjir. Warga yang telah berhasil dievakuasi sebagian besar di tampung di Kantor Desa Bena, Kecamatan Amanuban Selatan.
Untuk mengatasi kesulitan masyarakat, Kodim 1621/TTS Letkol CZI Koerniawan Pramulyo membantu dengan membuat Posko pengungsian di kantor Desa Bena Kecamatan Amanuban Selatan, Kab. TTS, NTT.
“Kita membuat dapur lapangan dan membantu menberikan air bersih untuk keperluan pengungsi, saat ini masih dalam perjalanan menuju Bena,” kata Dandim 1621/TTS Letkol CZI Koerniawan Pramulyo dari lokasi bencana melalui whatsapp, Senin (05/04).
Dandim Koerniawan berharap dapat membantu pengungsi untuk dapat tempat tinggal dan makanan yang cukup selama mengungsi, dan bencana Banjir bandang dapat segera diatasi. Diantara pengungsi tampak terlihat Bayi dan anak-anak yang memerlukan bantuan.
(Fan)
