Reporter : Risyaji | Editor : Widi Dwiyanto
MEMPAWAH, NEWSMETROPOL.id – PT Pelabuhan Tanjung Priok (PTP Nonpetikemas) memperkuat budaya keselamatan berkendara (Safety Driving Culture) di lingkungan Terminal Kijing melalui kegiatan Sosialisasi Safety Driving yang melibatkan sekitar 200 pengguna jasa dan mitra kerja pada Kamis (13/08/2026).
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan kepatuhan terhadap keselamatan kerja sekaligus komitmen Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan dalam melindungi pekerja, keluarga pekerja, serta keberlanjutan operasional pelabuhan.
Kegiatan yang dilaksanakan di Terminal Kijing tersebut diikuti oleh perusahaan jasa trucking, pengemudi (driver), perusahaan pemilik barang (cargo owner), vendor, serta Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM). Melalui pendekatan edukatif dan kolaboratif, PTP Nonpetikemas mendorong penerapan perilaku berkendara yang aman di kawasan pelabuhan dengan intensitas aktivitas logistik yang tinggi.
Branch Manager PTP Nonpetikemas Cabang Pontianak, Suwanda menyampaikan, bahwa peningkatan aktivitas kendaraan operasional dan kendaraan mitra usaha di Terminal Kijing perlu diiringi dengan penguatan kesadaran serta kepatuhan terhadap aspek keselamatan.
“Keselamatan merupakan tanggung jawab bersama. Melalui kegiatan ini, kami ingin membangun pemahaman dan kesadaran seluruh pengguna area operasional agar senantiasa mengutamakan keselamatan dalam setiap aktivitas berkendara di lingkungan pelabuhan. Di balik kelancaran alur logistik, kami ingin memastikan para pekerja yang menjadi penopang utama operasional dapat selalu pulang dengan selamat,” ujar Suwanda.
Senada dengan hal tersebut, ASM HSSE PTP Nonpetikemas Pusat, Arif Paksi yang turut hadir sebagai narasumber menguatkan bahwa kunci keselamatan adalah memastikan setiap pekerja dapat kembali kepada keluarga dengan selamat.
Dalam kegiatan tersebut, peserta juga mendapatkan materi dan edukasi keselamatan dari sejumlah pemangku kepentingan, antara lain Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP), Dinas Perhubungan, Dinas Tenaga Kerja, serta Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (SAMSAT). Kegiatan juga dirangkai dengan pemeriksaan kesehatan gratis, safety quiz, serta pemberian doorprize sebagai bentuk pendekatan edukatif yang lebih dekat dan partisipatif kepada peserta.
General Manager Pelindo Regional 2 Kalbar Yanto, menjadi pembuka dan menegaskan bahwa keselamatan harus menjadi bagian dari perilaku seluruh insan pelabuhan, termasuk mitra kerja dan pengguna jasa.
“Keselamatan bukan sekadar kewajiban operasional, tetapi bentuk kepedulian terhadap diri sendiri, keluarga, dan sesama. Karena itu, saya mengajak seluruh peserta untuk memegang empat prinsip utama, yaitu utamakan keselamatan, patuhi aturan lalu lintas, kendalikan kecepatan, dan peduli diri serta peduli sesama. Jika prinsip ini dijalankan secara konsisten, kita dapat bersama-sama mewujudkan target zero accident dan zero fatality di lingkungan Terminal Kijing,” ujar Kalbar Yanto.
Bagi PTP Nonpetikemas, keselamatan merupakan bagian dari implementasi Environmental, Social, and Governance (ESG), khususnya pada aspek HSSE (Health, Safety, Security, and Environment). Komitmen tersebut diwujudkan melalui penguatan sistem Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3), peningkatan kesadaran pekerja dan mitra, serta upaya pencegahan risiko dalam seluruh aktivitas operasional.
Sejalan dengan itu, pesan “Cegah Tumpahan, Hindari Pencemaran Lingkungan” menjadi pengingat pentingnya menjaga lingkungan dari potensi tumpahan muatan, bahan bakar, maupun material lainnya yang dapat mencemari perairan dan area sekitar pelabuhan.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh Plt. Kepala Bidang Perhubungan Dinas Perhubungan dan Lingkungan Hidup Kabupaten Mempawah Tri Gionto, S.Tr, Kepala Wilayah Kerja KSOP Kabupaten Mempawah Deska, Kasat Lantas Polres Mempawah IPTU Tanti Putri Maharani, S.T.R.K, Plt. Kabid Pajak Bapenda Provinsi Kalimantan Barat Rochman Basuki, S.E., Kepala UPT PPD Wilayah Mempawah Ade Abriansyah, S.STP., M.Sc., Supervisor PT Jasa Raharja Perwakilan Kantor Samsat Mempawah Dian Pramudia, perwakilan Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah Suparianto, serta Ketua Organda Mempawah Joko Laksito, dan Assistant Senior Manager HSSE PTP Nonpetikemas Arif Paksi.
Kehadiran berbagai pemangku kepentingan tersebut mencerminkan sinergi antara operator pelabuhan, regulator, aparat penegak hukum, dan organisasi transportasi dalam mendorong kepatuhan terhadap aturan lalu lintas, peningkatan kompetensi pengemudi, perlindungan pekerja, serta pencegahan risiko kecelakaan dan dampak lingkungan di kawasan operasional Terminal Kijing.
Melalui kegiatan ini, PTP Nonpetikemas terus mendorong penerapan perilaku berkendara yang aman dan bertanggung jawab oleh seluruh pengguna jasa serta mitra kerja. Upaya tersebut diharapkan dapat memperkuat keandalan operasional Terminal Kijing sekaligus mendukung terwujudnya lingkungan pelabuhan yang aman, sehat, dan berkelanjutan.
