Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok AKBP Dr. Reynold E. P. Hutagalung, S.E., S.I.K., M.Si., M.H., bersama jajaran pada Pengamanan pelantikan Presiden dan Wakil Presiden RI Terpilih Joko Widodo dan Maruf Amin, Ahad (20/10).
Jakarta, NewsMetropol – Dalam rangka mengantisipasi pergerakan massa saat Pelantikan Presiden, Polres Pelabuhan Tanjung Priok menjaga 4 titik yang bersinggungan dengan wilayah Jakarta Utara.
Hal itu disampaikan oleh Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok AKBP Dr. Reynold E. P. Hutagalung, S.E., S.I.K., M.Si., M.H., saat memimpin Apel Pengamanan pelantikan Presiden dan Wakil Presiden RI Terpilih Joko Widodo dan Maruf Amin, Ahad (20/10).
Apel Pengamanan tersebut diikuti oleh Personil TNI, Polri dan stakeholder Pelabuhan Tanjung Priok yang berjumlah 368 personil.
“Mulai saat ini Polres Pelabuhan Tanjung Priok bakal melakukan penyekatan akses masuk dan keluar wilayah Pelabuhan Tanjung Priok pada saat pelantikan Presiden Dan Wakil Presiden terpilih Joko Widodo dan Maruf Amin,” ujar Kapolres.
Kata dia, penyekatan akses itu dilakukan untuk mencegah terjadi pergerakan massa menuju ke Gedung DPR/MPR.
“Kami tak mau ambil risiko, kita lalukan penyekatan sebagai antisipasi adanya pergerakan massa ke Gedung DPR/MPR yang dikhawatirkan membuat tindakan kekacauan dan keributan pada saat pelantikan Presiden dan Wakil Presiden,” ujarnya lagi.
Dia menyebutkan bahwa penyekatan dilakukan di titik-titik akses Pelabuhan Tanjung Priok dimulai dari akses jalan Pelabuhan Marunda, Jl. Tanah Merdeka, Lampu Merah Jalan Kramat Raya, Pelabuhan NPCT 1, Pos IX Pelabuhan Tanjung Priok menuju Ke arah Cawang maupun Jl. R. E Martadinata Jakarta Utara.
“Personil TNI, POLRI dan stakeholder juga kita kerahkan untuk menjaga dan mengamankan Pelabuhan Tanjung Priok baik di PLTU Indonesia Power, Pos 1, Pos VIII, Pos IX, JICT, TPK Koja, Depo Bahan Bakar Vopak, Pertamina LPG, Pertamina PMB Digul, merupakan obyek vital nasional yang perlu dijaga dan diamankan,” pungkasnya.
(Risyaji)
