Ka. Biro Ops Polda Sultra Kombes Pol Subnedih, SIK., didampingi Kabid Humas Polda Sultra AKBP Golden Hardt saat konferesndi pers, Jumat (29/3).
Kendari, NewsMetropol – Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Tenggara dan seluruh jajarannya siap mengamankan jalannya Pemilihan Presiden, Wakil Presiden dan Pemilihan Legislstif secara serentak diseluruh pelosok wilayah Republik Indonesia khususnya di wilayah hukum Polda Sultra, Jumat (29/3).
Hal itu disampaikan oleh Kepala Biro Operasional Polda Sultra Kombes Pol Subnedih, SIK., didampingi Kepala Bidang Humas Polda Sultra AKBP Golden Hardt diruang media centre Bid. Humas Polda Sultra saat menyampaikan tentang rencana persiapan pengamanan Pemilu 2019 khususnya di jajaran Polda Sultra termasuk Polres, TNI perbantuan BKO Kepolisian daerah Sulawesi Tenggara.
“Kami sudah menyiapkan jadwal kesiapan keberangkatan, sampai saat ini masih terus melakukan kroscek dan fainal cek tentang kesiapan personel anggota yang akan hendak bertugas sebagai pengamanan Pemilu 2019 baik itu Personel Dalmas Direktur Samapta Polda, termasuk satuan Brimob, Direktorat Polisi Perairan dan bantuan BKO TNI,” kata Subnedih.
Subnedih menjelaskan, bahwa rencananya sebelum tanggal 10 April 2019 akan diberikan pengarahan secara keseluruhan tentang kewajiban termasuk distribusi yang dilaksanakan 2 hari sebelum pencoblosan sampai dengan hari pelaksanaan rekapitulasi surat suara di kantor KPU Kabupaten/Kota masing-masing.
“Disamping itu ada juga kelompok Pamenwas yang berpangkat Kompol yang bertanggungjawab terhadap beberapa Polsek, termasuk kelompok AKBP yang bertanggung jawab ditiap kabupaten/kota khususnya ditingkat KPU. Selanjutnya para pejabat utama Polda sebagai tim Asistensi di Wilayah hukum Polres yang bertanggung jawab diwilayah hukum Polres,” jelasnya.
Perlu diketahui bahwa secara keseluruhan terdapat 7.816 TPS yang tersebar diseluruh pelosok kabupaten/kota di Sulawesi Tenggara. Jumlah personel Polri yang diterjunkan sebagai pengamanan berjumlah 818 personel .
Personel Polri yang terlibat dalam pengamanan Pemilu secara keseluruhan untuk Polres berjumlah 2.705 personel sedangkan Polda sendiri berjumlah 818.
Selanjutnya personel Polda yang bekas satuan Polres khusus dalam tingkatan satuan Dalmas sekitar 276 dan Brimob sekitar 5 SSK terdiri 501 orang.
“Bantuan BKO dari TNI untuk wilayah Polda Sultra ada sekitar 310 personel untuk di masing-masing Polres ditambah 100 personel TNI dari Korem 143/Ho yang standbay untuk Polda Sultra dari Batalion 725/Woroagi,” pungkas Kepala Biro Operasional Polda Sultra.
(Bahrun/H. Anwar)
