Ka. Kanwil BPN Provinsi Sulbar Ir. H. Izda Putra, M.M., bersama Kapolda Sulbar Brigjen Pol Drs. Baharudin Djafar, M.Si., saat penandatanganan MoU, Senin (4/6).
Mamuju, NewsMetropol – Dalam rangka menyikapi dan mengantisipasi persoalan tanah di Sulawesi Barat-Sulawesi Utara, Kepolisian Daerah Polda Sulbar dan Kantor Wilayah Badan Pertahanan Nasional Provinsi Sulbar membangun kerjasama melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) kerjasama bidang agraria/pertanahan.
Sesuai dengan judul kegiatan, acara tersebut diawali dengan penandatanganan kerjasama oleh Kapolda Sulbar, Brigjen Pol Drs. Baharudin Djafar, M.Si., bersama Kepala Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional Provinsi Sulbar, Ir. H. Izda Putra, M.M., serta diikuti oleh para Kapolres Jajaran dan para Kepala Pertanahan Wilayah Kota/Kabupaten di Ball Room d’Maleo Hotel, Mamuju, Senin (4/6).
Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan arahan dan sambutan oleh Ka. Kanwil Badan Pertanahan Nasional Provinsi Sulbar dan Kapolda Sulbar.
Ka. Kanwil Pertanahan Provinsi Sulbar, Ir. H. Izda Putra, M.M., dalam sambutannya mengatakan, penandatanganan nota kesepahaman merupakan wujud komitmen Badan Pertanahan dan Kepolisian.
Menurutnya, hal itu untuk meningkatkan efektivitas dan efesiensi dalam penegasan kasus agraria, pencegahan dan pemberantasan masalah pungutan liar, pemberantasan mafia tanah serta percepatan sertifikasi tanah aset Polri serta percepatan tanah dalam rangka pelaksanaan PTSL.
“Sebagaimana kita ketahui bersama, permasalahan tanah telah menyita banyak energi, permasalahan ini diantaranya diakibatkan karena perbuatan yang melanggar hukum salah satunya adalah mafia tanah,” kata Izda.
“Oleh sebab itu, melalui kerjasama kepolisian daerah Sulawesi Barat kami siap untuk menangani persoalan yang ada,” tambahnya.
Lain halnya dengan sambutan Kapolda Sulbar, Brigjen Pol Drs. Baharudin Djafar, M.Si., mengatakan, pihaknya sangat mengapresiasi langkah yang ditempuh oleh Badan Pertanahan dengan bekerjasama pihak Kepolisian dalam mengatasi dan mengantisipasi persoalan agraria.
“Permasalan tanah memang harus menjadi atensi bersama. Namun yang menjadi kesyukuran untuk kita semua di Sulawesi Barat hal tersebut tidak pernah menjadi memicu konflik. itu karena tindakan yang tepat yang dilakukan oleh petugas dilapangan ditambah lagi kerjasama yang dibangun Polri dan Badan Pertanahan,” jelasnya.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut para pejabat utama Polda Sulbar, para Kapolres jajaran dan para Kepala Pertanahan yang ada dijajaran Sulawesi Barat, serta tamu undangan lainnya. Kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan buka puasa bersama.
(Kamal/HumasPoldaSulbar)
