IMG-20200804-WA0085

Kota Damaskus yang diserang oleh pesawat tempur Israel.

Yerusalem, NewsMetropol – Pesawat tempur dan helikopter Israel menyerang posisi pasukan rezim Bashar al-Assad di wilayah utara Damaskus, pada Senin kemarin (3/8).

Juru bicara militer Israel Avichay Adraee mengumumkan di media sosial bahwa langkah itu dilakukan sebagai tanggapan atas upaya rezim menyerang Dataran Tinggi Golan sehari sebelumnya.

Dilansir Anadolu Agency, Selasa (4/8), Adraee mengatakan pihaknya menghantam pusat-pusat komando pasukan rezim, pangkalan-pangkalan militer dan pos-pos pengamatan dan intelijen.

Dia menggarisbawahi bahwa Israel akan terus menanggapi serangan dan menganggap rezim Assad bertanggung jawab atas serangan terhadap Israel dari wilayah Suriah.

Sementara itu Kantor berita resmi Suriah, SANA, mengklaim sistem pertahanan udara negara itu menanggapi serangan terhadap daerah pedesaan di Barat Daya Damaskus.

Israel telah menduduki sebagian besar Dataran Tinggi Golan Suriah sejak Perang Timur Tengah 1967.

Sejak awal krisis Suriah pada 2011, Israel telah melancarkan ratusan serangan udara terhadap situs-situs militer rezim Assad dan kelompok-kelompok yang didukung Iran.

Suriah telah jatuh ke perang saudara sejak awal tahun 2011, ketika rezim Assad menyerang kelompok pro-demokrasi.

Menurut PBB, ratusan ribu orang telah terbunuh dalam konflik itu dan lebih dari 10 juta orang telantar.

(Red/Sumber)

KOMENTAR
Share berita ini :