Peringati Hari Tani, Bupati Jember Serukan Petani Jember Bersatu 2

Bupati Jember Faida MMR, bersama Kapolres Jember AKBP Kusworo Wibowo, pada acara perayaan Hari Tani Nasional yang ke-57. Foto: Istmw.

Jember, Metropol – Dalam rangka Hari Tani Nasional yang ke-57, Serikat Tani Independent (SEKTI) Jember mengadakan silaturahmi dengan Pemerintah Kabupaten Jember di depan Kantor Pemkab Jember, Senin (25/9).

Ketua SEKTI Jember Juma’in dalam sambutannya menegaskan, bahwa organisasi SEKTI yang dipimpinnya adalah suatu organisasi masa petani dan bukan LSM.

“SEKTI ini adalah salah satu organisasi petani yang mendorong bagaimana agar ada reformasi agraria,” ungkap Juma’in.

Juma’in juga mengatakan, bahwa baru kali ini Pemkab Jember menerima SEKTI dengan terbuka meskipun hampir 20 tahun selama ini para petani turun ke jalan.

Baca Juga:  Lantik 192 Pejabat, Bupati Lebak Minta ASN Kerja Bersih dan Profesional

Dia menuturkan, bahwa SEKTI memiliki anggota yang tersebar di delapan titik diantaranya Desa Curahnongko, Curahtakir, Desa Suci, Desa Mulyorejo, Desa Mengaram juga Desa Nogosari.

Lebih jauh dia menerangkan, bahwa tujuan SEKTI salah satunya adalah untuk mendorong bagaimana reformasi agraria yang dicita-citakan pemerintahan Ir. Joko Widodo lewat Menko Perekonomian bisa berjalan dengan baik.

Kata dia, wujud reformasi agratia itu, pemerintah telah membentuk tiga kelompok kerja untuk penyelesaian sengketa tanah di seluruh Indonesia.

“Dorongan untuk pemerintah segera merespon sinyal dari tingkat nasional, dimohon untuk menindak lanjuti hal tersebut,” ujar Juma’in lagi.

Sementara itu, Bupati Jember Faida MMR, di hadapan para petani meminta untuk bersatu dan tidak terpecah belah seperti yang ada sekarang.

Baca Juga:  Lantik 192 Pejabat, Bupati Lebak Minta ASN Kerja Bersih dan Profesional

“Momen Hari Tani ini kita jadikan momen bagi persatuan bagi petani agar tidak terpecah belah terutama saat penyelesian kasus tanah. Kita akan bentu tim percepatan penyelesian kasus tanah,” tegas Bupati Faida.

Faida berharap peringatan Hari Tani yang digelar di Alun-Alun Jember dijadikan momentum petani untuk bersatu padu.

“Yang terpenting perjuangan petani diridhoi Allah. Boleh mereka membuat serikat petani, namun harus wujud dalam persatuan petani se-Jember karena persatuan itulah simbol kekuatan utamanya,” pesannya.

Selebihnya Bupati Faida meminta pada semua masyarakat, terutama petani untuk segera memiliki KTP dan Akta lahir bagi putra putrinya, agar bisa mendapatkan program beasiswa perguruan tinggi.

(Andik)

KOMENTAR
Share berita ini :