Barru, NewsMetropol – Lantunan dzikir dan doa menggema dari ribuan warga yang hadir di Masjid Agung Nurul Iman, Kabupaten Barru, Selasa malam (18/2).
Dzikir dan doa yang dipimpin Ustaz H Rajamuddin Patong, MA, digelar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Barru sebagai rangkaian menyambut Hari Jadi Barru ke 60 tahun, Kamis (20/2) mendatang.
Wakil Bupati Barru, Ir. Nasruddin AM., dan sejumlah pimpinan dan perwakilan Forkopimda, nampak khusyuk bersama ribuan jamaah. Termasuk Ketua TP PKK Barru, Hj Hasnah Syam yang turut hadir.
Nasruddin AM yang mewakili Bupati Barru Suardi Saleh yang sedang berada di Makassar menghadiri pisah sambut Wakapolda Sulsel, mengatakan, dzikir dan doa ini merupakan salah satu bentuk kesyukuran pemerintah dan warga terhadap Barru.
“Selain memanjatkan rasa syukur, tentu momentum ini sangat tepat untuk berdoa bersama, agar kita selalu diberi kekuatan memajukan Barru,” kata Nasruddin saat menyampaikan sambutan.
Bagi Nasruddin, kegiatan dzikir dan doa yang intens dilakukan Pemkab dibeberapa momentum besar, dinilai sangat penting.
Sebab, selain nafas keagamaan harus selalu teriring di setiap kebijakan dan program pemerintah, juga memohon ridha dan restu Sang Khalik.
Nasruddin dengan tenang mengingatkan akan 3 hal :
1. Janganlah kita menyia-nyiakan waktu dan kesempatan yang diberikan oleh Allah SWT kepada kita dalam kehidupan ini.
2. Tuhan tidak akan merubah nasib sebuah kaum, kecuali kaum itu sendiri dengan ridho Allah merubahnya. Tuhan tidak akan membatasi masa depan daerah kita kecuali kita sendiri berupaya bersama-sama untuk merubah nasib dan masa depan kita;
3.Dalam kehidupan sehari-hari kita Agama mengingatkan kata-kata yang sangat mulia “Bekerjalah kamu untuk duniamu seolah-olah kamu akan hidup selama-lamanya, tetapi berbuatlah untuk akhiratmu atau beribadah lah seolah-olah kamu akan mati besok”.
Berdasarkan pantauan, sebelum dzikir dan doa dimulai, terlebih dahulu diawali dengan bacaan shalawat oleh kelompok pengajian Nurul Huda. Ketua Dewan Pembina Kelompok Pengajian, Hj Hasnah Syam didaulat memimpin paduan suara ini.
Bersama kelompok pengajian, Hasnah Syam nampak melantunkan syair-syair shalawat di depan ribuan jamaah. Mereka begitu menikmati kegiatan riligius ini
(Ahkam/Humas Barru)
