Lantamal3

Prajurit Lantamal III Jakarta saat lokasi bencana Sumur Pandeglang, Minggu (24/12).

Banten, NewsMetropol – Dalam rangka membantu proses evakuasi korban serta penanggulangan pasca bencana tsunami yang melanda Banten dan Lampung pada Sabtu malam (22/12), Pasukan dari Prajurit Lantamal III Jakarta telah diterjunkan dan dikerahkan ke lokasi bencana yaitu di daerah Sumur Pandeglang, Minggu (24/12).

Tim Lantamal III Jakarta yang dipimpin oleh Wadan Lantamal III Kolonel Laut (P) I Made Wirahadi tersebut sehari sebelumnya Sabtu (23/12), telah bergabung bersama Tim SAR Gabungan dari Satuan lainnya melaksanakan perbantuan dan pencarian korban di daerah Labuan Banten.

Selama dalam perjalanan menuju ke daerah Sumur Pandeglang, Tim Lantamal III membantu  menyiapkan jalur menuju Desa Sumur melalui jalur pantai, kemudian membantu menarik 4 kendaraan truk milik PT. Waskita dan membantu menarik 2 mobil ambulance Paramedika.

Baca Juga:  Sinergi TNI–Kementerian Percepat Pembangunan Huntara, Huntap dan Infrastruktur Pascabencana Sumatera

Selain membantu membuka jalur melalui pantai serta membersihkan puing-puing sisa-sisa tsunami, Tim Lantamal III juga memberikan bantuan logistik untuk korban tsunami yang diserahkan langsung oleh Wadan Lantamal III kepada Sekda Pandeglang berupa 213 dus mie instant, 5 dus imukal @10 kotak,  50 dus air mineral, 2 dus obat-obatan dan 3 karung pakaian bekas layak pakai.

Selanjutnya 10 Prajurit Lantamal III bergerak menuju ke Posal Sumur untuk menyiapkan jalur yang masih tertutup agar dapat dilewati sebagai akses jalur evakuasi maupun penyaluran bantuan bahan kontak. Pengerahan Tim Lantamal III Jakarta ini merupakan perintah langsung dari Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P., yang dengan segera direspon dengan cepat oleh Pangkoarmada I Laksamana Muda TNI Yudo Margono, S.E., M.M.

Baca Juga:  Perkuat Diplomasi Militer, Panglima TNI Bersama Menhan RI Terima Courtesy Call Kasau Pakistan

Pangkoarmada I berpesan agar selama tugas SAR/evakuasi dilaksanakan dengan ikhlas dan penuh tanggung jawab.

“Utamakan warga/masyarakat sekitar yang terkena dampak tsunami Selat Sunda,” imbuhnya.

(Deni. M)

KOMENTAR
Share berita ini :