IMG-20210812-WA0031

Lebak, NewsMetropol –  Pengadaan alat pencuci tangan (wastafel) yang tersebar di setiap desa di Kabupaten Lebak diduga menjadi proyek siluman dan hanya menghambur hamburkan anggaran daerah.

Hal itu disampaikan Maskur Ketua LSM Dinamika Rakyat kepada NewsMetropol, Kamis (12/08/2021).

Pasalnya bahwa penggunaan alat tersebut dinilai mubadzir oleh aktivis dari beberapa LSM yang berkunjung ke tiap desa untuk melakukan pengawasan (social control).

Ketua LSM Dinamika Rakyat menjelaskan, bahwa setiap desa rata-rata belanja wastafel sebanyak dua sampai 4 unit dan harganya sangat fantastic, 1 unit wastafel harganya mencapai 3 juta lebih.

“Dari hasil investigasi kami di lapangan, pihak pengrajin Dwi Putra Las yang beralamat di Desa Aweh, Rangkasbitung ia mendapat pesanan ini dari seseorang yang bernama pak Ade. Dia mengaku program dari BPBD dengan jumlah pesanan sebanyak 500 unit, dan saat ini yang sudah terkirim baru 100 unit wastafel dengan harga Rp.1,5 Juta perunitnya,” ungkap Maskur.

Baca Juga:  Kejari Jaktim Limpahkan Berkas Perkara Roy Suryo dan Dokter Tifa ke PN Jaktim

Lanjut Maskur, anehnya ketika dirinya mendatangi kantor BMPD Kabupaten Lebak dan bertemu langsung dengan Kepala Dinasnya, terungkap bahwa pihak Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) tidak mengetahui sama sekali adanya proyek pengadaan wastafel di untuk desa-desa.

Padahal seharusnya, menurut Ketua LSM Dinamika Rakyat ini DPMD selaku dinas yang membawahi desa mengetahui apapun kegiatan yang ada di desa, apalagi menyangkut penggunaan anggaran yang bersumber dari ADD.

Maskur mengatakan, setelah pihaknya melakukan klarifikasi kepada DPMD Kabupaten Lebak mendapat penjelasan bahwa program tersebut bukan kewenangan dari DPMD Kabupaten Lebak dan merasa tidak terima adanya pencatutan nama DPMD Kabupaten Lebak bahkan menurut pihak DPMD Kabupaten Lebak hal demikian merupakan pencemaran nama baik dinas dan dilaporkan ke pihak aparat hukum.

Baca Juga:  Gercep, Sat Reskrim Polres Lebak Ungkap Kasus Curanmor di Dua Tempat

Selanjutnya NewsMetropol melakukan klarifikasi kepada Kepala Dinas DPMD Kabupaten Lebak Babay, namun hingga berita ini ditayangkan belum mendapat penjelasan atas konfirmasi tersebut. 

(Uwa Endin)

KOMENTAR
Share berita ini :