Bogor, NewsMetropol – Sebanyak 70 Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP) yang terdaftar di wilayah Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor mengikuti acara Musyawarah Kecamatan (Muscam) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) tahun 2021.
Acara pemilihan Ketua KNPI tersebut berlangsung di gedung olahraga PGRI dan berakhir dengan kericuhan yang disebabkan ketidakpercayaan dari beberapa perwakilan OKP terhadap panitia acara.
Kepala Subbagian (Kasubag) Kecamatan Nanggung Ujang Maulana ketika di konfirmasi dilokasi acara mengatakan, kericuhan terjadi disebabkan ada salah satu Ketua OKP yang merasa tidak memberikan mandat kepada anggotanya untuk mengikuti acara tersebut.
“Kericuhan berawal ketika datang salah satu Ketua OKP dan mengatakan dirinya tidak pernah mentanda tangani ataupun memberikan mandat kepada anggotanya untuk menghadiri acara MUSCAM KNPI,” kata Ujang kepada awak media, Sabtu (11/09/2021).
Ujang menambahkan, MUSCAM untuk pemilihan ketua KNPI ditunda sampai batas waktu yang ditentukan.
“Nanti dari muspika akan berembuk terlebih dahulu untuk mencari jalan keluarnya atau bisa juga hal ini di kembalikan kepada dewan pimpinan daerah (DPD) KNPI kabupaten,” ujarnya.
Lebih jauh Ujang menjelaskan, pemilihan ketua KNPI tingkat kecamatan bisa dilakukan dengan penunjukan langsung dan itu tidak menyalahi AD ART.
“Dikarenakan semua OKP menginginkan pemilihan melalui voting maka hal itu pun dilaksanakan, namun sebelum voting dimulai di temukan kejanggalan yaitu salah satu ketua OKP tidak memberikan mandat kepada anggotanya yang hadir sehingga membuat ketidakpercayaan lagi kepada OKP yang lain,” pungkasnya.
(Rahman)
