IMG_20240113_225835
Reporter : Mustaqim | Editor : Widi Dwiyanto

PASANGKAYU, NEWSMETROPOL.id – Bupati Pasangkayu meninjau proyek Inpres Jalan Daerah (IJD) yang telah selesai pekerjaannya sepanjang 9 Kilometer di Kecamatan Baras, Sabtu (13/01/2024).

Peninjauan proyek jalan yang merupakan salah satu sarana penting untuk menunjang kelancaran transportasi dan meningkatkan roda perekonomian, yang meliputi 4 desa yakni, Desa Baras, Desa Kapaha, Desa Balanti dan Desa Motu.

didampingi Korlap BPJN Satker Wilayah II Sulbar, Tukiran mewakili Menteri PUPR, bersama pihak perusahaan penyedia pekerjaan PT. Passokorang, Rimba, di Kecamatan Baras, Kabupaten Pasangkayu, Sulawesi Barat.

Ditempat peninjauan jalan Bupati katakan bahwa, infrastruktur jalan merupakan salah satu sarana penting untuk menunjang kelancaran transportasi kendaraan yang membawa hasil produksi masyarakalah satunya adalah Inpres Jalan Daerah ini yang telah selesai dikerjakan.

Menurutnya, dengan kondisi jalan daerah yang lebih baik, maka konektivitas dan aksesibilitasnya menjadi lebih meningkat, sehingga potensi-potensi ekonomi di daerah menjadi lebih terangkat.

“Jalan beraspal mulus sepanjang Sembilan kilometer ini sudah bisa di lalui dan dirasakan oleh masyarakat di empat desa di Kecamatan Barat dan ini akan menjadi jalan transportasi petani untuk memobilisasi hasil pertaniannya sehingga dapat meningkatkan roda perekonomian terkhusus masyarakat di wilayah ini,” jelasnya.

Baca Juga:  Anggota DPRD Bone A Muh Salam Lilo AK Kritik Keras Pemberitaan Dinilai Manipulatif dan Menyesatkan

Untuk itu dirinya mewakili pemerintah daerah dan masyarakat Pasangkayu mengapresiasi proyek IJD dari pemerintah pusat melalui kementrian PUPR.

Atas nama pemerintah daerah dan masyarakat khususnya masyarakat Baras mengucapkan terimakasih kepada Bapak Presiden Jokowi atas program IJD untuk meningkatkan roda perekonomian masyarakat di daerah kami.

Pada kesempatan yang sama, Korlap BPJN Satker Wilayah II PPK 2.2 Sulbar, Tukiran menambahkan bahwa, program Inpres ini dilatarbelakangi oleh banyaknya aduan kepada Presiden terkait jalan di daerah, baik provinsi maupun kabupaten yang masih rusak.

“Dengan adanya Inpres ini, maka pemerintah pusat dalam hal ini Kementerian PUPR, turun tangan untuk membantu menangani jalan daerah yang rusak melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN),” ungkap Tukiram.

Ia memastikan, penanganan jalan daerah ini menggunakan mutu dan standar teknis Ditjen Bina Marga. Setelah jalannya selesai dibangun, akan diserahkan ke Pemerintah Daerah untuk dilakukan pemeliharaan.

Baca Juga:  Anggota DPRD Bone A Muh Salam Lilo AK Kritik Keras Pemberitaan Dinilai Manipulatif dan Menyesatkan

“Kita ketahui bersama, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, pada tahun 2023 ini membangun 2.800 Kilometer jalan dan 2.300 meter jembatan dengan anggaran sekitar Rp 14,6 triliun, sudah termasuk yang Sembilan Kilo Meter untuk Kabupaten Pasangkayu,” jelasnya.

“Melalui IJD Kementerian PUPR bangun 9 Kilometer ruas jalanĀ  daerah di Kabupaten Pasangkayu, yang mana titik pekerjaannya yang meliputi Empat desa di Kecamatan Baras,” ucapnya.

Tukiran selaku pengawasan dalam pekerjaan tersebut, mengapresiasi pihak perusahaan penyedia pekerjaan dalam hal ini PT Passokorang atas proses pekerjaan yang telah selesai dengan baik sebelum waktunya.

Kata penutup Pak Bupati, untuk proyek IJD di beberapa kabupaten yang berjalan di wilayah Sulbar, baru IJD di Kabupaten Pasangkayu yang selesai.

“Saya mengucapkan Syukur Alhamdulillah karena sesuai target pencapaian sebelumnya waktunya,” ucap Bupati.

KOMENTAR
Share berita ini :