unras

Aksi unjuk rasa aktivis HMI.

Majene, NewsMetropol – Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Majene Arwin Rahman Tona menyatakan menolak keras pernyataan Gubernur Sulawesi Barat Ali Baal Masdar terkait wacana bagi hasil Participating Interest (PI) pengelolaan Migas Blok Sebuku.

Menurutnya, pernyataan Gubernur tentang PI Blok Sebuku yaitu satu persen untuk Majene, satu persen untuk lima kabupaten lain di Sulbar dan tiga persen untuk provinsi adalah wacana yang sesat dan jelas menyimpang serta menyalahi hasil rapat di Jakarta tahun 2015 lalu.

“Jelas di point pertama hasil rapat tersebut dikatakan bahwa untuk kedua kabupaten masing-masing 50% dan ini telah diingkari oleh Gubernur Sulbar Ali Baal Masdar. Kami menolak rencana busuk gubernur tersebut, ini jelas meyimpang,” kata Wiwin sapaan akrabnya dalam keterangan persnya Senin (4/6).

Baca Juga:  Pemerintah Kecamatan Panggarangan Gelar Pisah Sambut

Wiwin menambahkan, pihaknya juga telah menyuarakan penolakan rencana gubernur tersebut melalui aksi unjuk rasa yang digelar di beberapa titik di kota Majene termasuk di depan Kantor Bupati Majene Senin (4/6) siang tadi.

(Kamal)

KOMENTAR
Share berita ini :