Wartawan senior Mahmud Rahim, dengan beberapa jenis tanaman bunganya.
Barru, NewsMetropol – Setelah musim batu permata yang sempat viral sebelum masa pandemi, masyarakat Barru telah setahun ini demam bunga-bunga.
Meski bukan sekelas Aglonema atau Anggrek, namun kebijakan pemerintah untuk membatasi ruang publik melalui Work From Home (WFH), mendukung massifnya bebungaan.
Kejenuhan dan kesunyian akhirnya terobati dengan proses merawat, memelihara, maupun menjaga pertumbuhan bunga.
Hal ini, diakui oleh Wartawan Senior Barru, Mahmud Rahim, yang mengupload koleksi bunga-bunga nya di akun WAG Humas Wartawan Barru.
“Iya, saya punya koleksi bunga monstera atau biasa disebut Bunga Janda, yang Bolong maupun yang Robek, ke rumah, belakang RSUD Barru,” sebut Mahmud Rahim dengan sumringah, pada Jumat (2/4).
Wartawan yang energi dan banyak terlibat di program kegiatan Pemda Barru ini, cukup familiar di Pemda sejak masa pemerintahan mulai terbuka dan menyadari peran insan pers dalam quintiple helix, sekira dua Dasawarsa terakhir.
Dirinya menyebut bahwa di masa pandemi, aktivitas dari rumah semisal memasak atau merawat bunga maupun memelihara unggas, akan membuat manusia memiliki hati yang lapang dan awet muda.
“Bunga ma ni, iya la Penghibur,” tutupnya.
(Ahkam)
