IMG-20190927-WA0035

Polres Lumajang saat menggelar olah TKP dengan kasus begal menghadirkan tersangka Mat Knik (31).

Lumajang, NewsMetropol – Kapolres Lumajang AKBP Muhammad Arsal Sahban mengaku sangat geram atas aksi begal yang menyebabkan meninggalnya warga Randuagung beberapa waktu lalu.

Menyikapi kejadian tersebut, orang nomor satu di jajaran Polres Lumajang itu mengerahkan sekira 1.000 personil yang terdiri Polri, TNI dan SKD (Satgas Keamanan Desa) untuk memburu seluruh pelaku begal di Lumajang.

Alhasil kerja keras Kapolres dan jajaran membuahkan hasil karena pelaku begal dan curanmor yang telah melakukan aksi di 20 TKP berbeda dapat diringkus.

Pelaku yang diketahui bernama Mat Knik (31) berhasil diamankan di rumahnya di Desa Jenggrong Kecamatan Ranuyoso pada Rabu (25/9).

Pelaku diduga merupakan pembegal korban S (42) warga Desa Merakan Kecamatan Padang, Lumajang.

Tersangka Mat diduga melakukan pembegalan terhadap S di Kecamatan Kunir dengan cara memepet kendaraan S dan langsung merampas kunci yang masih menancap di Motor.

Pada saar itu, Mat juga mengacungkan clurit kepada korban, yang menyebabkan korban ketakutan sehingga menyerahkan kendaraannya.

Selanjutnya tersangka lari ke Jenggrong dan menjual barang bukti kepada seseorang yang masih menjadi DPO Tim Cobra.

“Saya tabuh genderang perang untuk menumpas begal di Lumajang. 1.000 personil saya terjunkan untuk memburu para pelaku begal di seluruh wilayah Lumajang,” ungkap Arsal, Jum’at (27/9).

Arsal menuturkan, kehadiran para pelaku begal akhir-akhir ini kembali meresahkan masyarakat Lumajang.

“Susah payah masyarakat mengumpulkan uang untuk membeli kendaraan, malah dicuri dengan mudahnya. Bahkan tidak sedikit yang terluka parah hingga meregang nyawa. Oleh karena itu untuk begal tidak ada ampun dimata saya. Akan saya habiskan para pelaku begal di Lumajang,” tegas Arsal.

Arsal menambahkan, dalam pemberantasan begal, pihaknya memasukkannya dalam prioritas Operasi Sikat Semeru 2019.

“Pelaku begal di Randuagung yang menewaskan seorang warga Jember juga menjadi prioritas dan masih dalam pengejaran oleh Tim Cobra Polres Lumajang,” jelasnya.

(Red)

KOMENTAR
Share berita ini :