Tawuran

Lebak, Metropol – Aksi tawuran pelajar nampaknya tidak hanya terjadi di kota-kota besar saja, akan tetapi kebiasaan buruk penyakit menular para pelajar ini merebak hingga sekolah yang ada di tingkat kecamatan. Aksi ini merupakan kedua kali, beberapa bulan sebelumnya pernah terjadi antara salah satu sekolah yang ada di Kecamatan Cibeber dengan sekolah yang ada di Kecamatan Bayah, sehingga menyebabkan beberapa jendela ruang sekolah tersebut pecah.

Sabtu (10/10/2015), terjadi aksi tawuran antara siswa SMAN I Bayah dengan para pelajar dari SMK Muhamadiyah, aksi baku hantam terjadi di sekitar jalan Bayah – Cikotok sekitar jam 02.00 selepas pulang sekolah atau KBM. Tawuran tersebut melibatkan sekitar 30 orang dari SMAN I Bayah dan 15 orang dari SMK Muhamadiyah yang disaksikan warga hingga bergeser ke kampung Warung Kurupuk. Beruntung aksi tersebut segera dihalau oleh sejumlah warga dan beberapa anggota Polsek Cikotok, akhirnya 7 orang pelaku tawuran dari 2 sekolah dapat diamankan pihak Polsek Cibeber.

Iptu Hero, SH usai melakukan pengejaran mengatakan, ”penyebab aksi ini dipicu salah seorang siswa bernama Gian siswa kelas 2 SMAN yang menjadi korban pemukulan dengan gir sepeda motor yang pelakunya tidak jelas. Maka, tujuh orang siswa ini, kami amankan sementara sampai para guru dan keluarganya menjemput. Tidak ada sangsi yang kami berikan selain pembinaan dan surat pernyataan yang dibuat oleh para siswa yang disaksikan keluarga masing-masing dengan harapan, hal seperti ini tidak terjadi lagi di masa yang akan datang,” pungkas Kapolsek Cibeber yang baru menjabat di wilayah Kecamatan Cibeber ini.

(Dicky Abiasa)

KOMENTAR
Share berita ini :