Panglima Kodam XIV/Hasanuddin Mayor Jenderal TNI Agus Surya Bakti saat memberikan sambutan pada penutupan kegiatan TMMD Ke-100 Kodim 1417/Kdi di lapangan sepak bola Desa Sandarsih Jaya, Kecamatan Angata Kabupaten Konawe Selatan.
Konsel, Metropol – Panglima Kodam XIV/Hasanuddin Mayor Jenderal TNI Agus Surya Bakti secara resmi menutup kegiatan TMMD Ke-100 Kodim 1417/Kdi di lapangan sepak bola Desa Sandarsih Jaya, Kecamatan Angata Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Kamis (26/10).
Membacakan amanat Kasad Jenderal TNI Mulyono, Pangdam XIV/Hasanuddin yang bertindak selaku Inspektur Upacara menyampaikan bahwa bangsa Indonesia pada saat ini sedang menghadapi gelombang ancaman yang sangat deras terhadap berbagai sendi kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.
Berbagai persoalan yang sedang terjadi baik maraknya paham radikalisme, sikap intoleran, ancaman terorisme, penyalahgunaan Narkoba, berkembangnya sikap hedonisme dan konsumerisme, adu domba, memecah belah, memperuncing perbedaan dan upaya memunculkan ideologi selain Pancasila, seolah-olah merupakan virus penyakit yang sedang menggerogoti kekebalan tubuh atau imunitas Bangsa Indonesia yang tergambarkan dalam Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika.
Nilai-nilai luhur Bangsa seperti menghargai perbedaan, persatuan dan kesatuan, rela berkorban dan pantang menyerah, kebersamaan dan gotong royong serta nasionalisme yang menjadi kekuatan perjuangan dalam merebut kemerdekaan, seolah-olah semakin ditinggalkan. Hal tersebut bila tidak segera diatasi akan berpotensi melumpuhkan, bahkan menghancurkan Bangsa Indonesia sebagaimana yang terjadi pada kerajaan-kerajaan besar nusantara pada masa lalu yang tercatat dalam sejarah.
Kasad juga mengungkapkan bahwa, Program TMMD yang saat ini telah berlangsung ke 100 kali, pada hakekatnya adalah sebagai implementasi upaya untuk menggali dan membangkitkan kembali sistem kekebalan tubuh atau Imunitas Bangsa tersebut, yang pada dasarnya telah melekat secara inherent pada diri Bangsa dan terwujud dalam nilai-nilai luhur serta terangkum dalam falsafah hidup Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika. Kebersamaan dan Kemanunggalan TNI dengan masyarakat selama pelaksanaan TMMD, baik dalam kegiatan fisik maupun non fisik, diharapkan dapat mengembalikan nilai-nilai luhur yang saat ini terasa semakin terkikis oleh arus globalisasi dan modernisasi, agar kekebalan tubuh atau Imunitas Bangsa Indonesia dapat bertahan dari derasnya ancaman yang semakin sulit untuk diidentifikasi.
Mengakhiri amanat ini, selaku Kepala Staf Angkatan Darat dan Penanggung Jawab Operasional TMMD, saya mengucapkan terimakasih kepada Pemda, masyarakat dan semua pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan TMMD ke-100 TA. 2017 sehingga dapat berjalan dengan sukses, aman dan lancar.
“Mohon maaf apabila dalam pelaksanaan TMMD ke-100 ini, terdapat tutur kata maupun tingkah laku para prajurit atau ada hal-hal lain yang kurang berkenan dihati masyarakat dan seluruh pihak yang terlibat di dalam kegiatan ini,“ tegasnya.
Diakhir amanatnya, Kasad menyampaikan beberapa pesan dan harapan agar mempertahankan semangat kebersamaan dan kemanunggalan antara TNI-Rakyat dengan selalu hadir di tengah- tengah masyarakat untuk membantu mengatasi permasalahan yang dihadapi serta melakukan upaya-upaya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat di sekeliling kita.
“Tingkatkan semangat gotong royong yang merupakan salah satu dari nilai luhur Bangsa Indonesia sebagai upaya menjaga Imunitas Bangsa dalam menghadapi berbagai ancaman, tantangan, hambatan dan gangguan terhadap keutuhan wilayah dan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” harapnya.
Kasad juga berpesan agar senantiasa memelihara dengan baik hasil pembangunan program TMMD ke-100, baik fisik maupun non fisik, agar manfaatnya dapat dinikmati oleh seluruh masyarakat dalam kurun waktu yang lama.
“Laksanakan evaluasi secara menyeluruh terhadap pelaksanaan TMMD ke-100 sebagai bahan perbaikan pada TMMD mendatang,” imbuhnya.
Kasad juga menyampaikan ucapan apresiasi dan terima kasih kepada prajurit yang tergabung dalam Satgas TMMD ke 100 atas dedikasi, pengabdian dan kerja keras yang telah ditunjukkan selama pelaksanaan kegiatan ini sehingga dapat selesai dengan baik, aman dan lancar.
“Segera kembali ke induk pasukan masing-masing dan perhatikan faktor keamanan selama dalam perjalanan,” pesannya.
Pantauan Metropol, upacara yang dihadiri oleh ribuan masyarakat Angata dan sekitarnya begitu meriah, apalagi pada saat ditampilkannya kesenian setempat dan demontrasi Ilmu bela diri Prajurit TNI AD Yong Moodo dari Yonif 725/Woroagi, mereka begitu semangat dan antusias menonton dan mengikuti antraksi seni bela diri dari Korea tersebut sampai dengan selesai. Berkali-kali tepuk tangan dan aplaus diberikan oleh para penonton dan undangan saat para prajurit Woroagi itu menampilkan jurus-jurus kunci dan mematikan.
Demontrasi Yong Moodo yang ditampilkan prajurit Yonif 725/Woroagi begitu memukau sehingga membuat Pangdam XIV/Hasanuddin Mayjen Agus Surya Bakti dan rombongan termasuk Plt. Gubernur Sultra Saleh Lasata turun dari panggung undangan dan memberikan apresiasi dan rasa bangganya kepada prajurit kebanggaan Bumi Anoa itu langsung ke lapangan.
Hadir dalam penutupan TMMD Konsel, Plt. Gubernur Sultra Brigjen (Purn) H.Saleh Lasata, Danrem 143/Ho Kolonel Inf Andi Perdana Kahar, SH, Wakapolda Sultra Kombes Pol Winarto,SIK, Danlanal Sultra Kolonel Laut (P) Prio Budie Leksono, Dansat Brimob Kombes Pol Kasero Manggolo, Kasrem 143/Ho Letkol Kav Agus Waluyo, Dandim 1417/Kdi Letkol Kav Eko Hermawan Yuniarso, Dandim 1412/Kolaka Letkol Inf Seniman Zega, Dandim 1416/Muna Letkol Inf Idris Hasan, Danyonif 725/Woroagi Letkol Inf Jamet Nijo, Para pejabat Dan/Kabalak aju rem 143/HO, Bupati Konsel Surunuddin Dangga, Ketua DPRD Konsel Irham Kalenggo, S.Sos, M.Si, Wakil Bupati Konsel Dr. Arsalim, dan para kepala SKPD Konsel.
Turut hadir mendampingi Pangdam XIV/Hasanuddin Ibu Bella Agus Surya Bakti, Para Pejabat Utama Kodam XIV/Hasanuddin, Staf Ahli Pangdam XIV/Hasanuddin dan Para Asisten Kasdam XIV/Hasanuddin.
(M. Daksan)
