Jakarta, NewsMetropol – Tokoh Masyarakat Sulsel di Jakarta, Syarifuddin Daeng Punna banyak menitipkan harapan kepada Danny Pomanto Walikota Makassar terpilih 2020.
Pasalnya, Danny Pomanto tidak lama lagi bakal dilantik untuk memimpin Kota Makassar untuk periode kedua.
Menurut Pria yang akrab disapa SAdAP ini, ada beberapa pekerjaan rumah yang mesti diselesaikan oleh Danny Pomanto.
“Dan saya yakin bahwa beliau mampu untuk merealisasikannya demi kemaslahatan warga Makassar,” ujarnya, Selasa (9/2).
Kata dia, mestinya Danny Pomanto kali ini sudah harus melakukan terobosan-terobosan yang lebih baik, apalagi pembangunan saat ini masih perlu digenjot.
“Sebab, impian kita semua adalah Makassar menjadi sentrum perekenomian di kawasan timur Indonesia,” ujarnya lagi.
Dia juga menekankan transparansi di segala sektor perlu untuk dilakukan.
“Seperti pungutan pajak-pajak harus transparan, sebab dari pemasukan pajak tersebut kita bisa membangun makassar tanpa harus membebani APBD. Coba dilihat berapa banyak perusahaan yang ada di Makassar, berapa jumlah persentase pembangunan infrastruktur yang digarap dari tahun ke tahun, semuanya harus diketahui secara detail karena darisitu kita bisa mengkalkulasi besaran pajak yang seharusnya masuk ke kas daerah, maka dari itu hal ini perlu menjadi perhatian khusus,” tutur SAdAP.
SAdAP berharap di periode kedua, Danny Pomanto perlu melakukan pembenahan sistem.
“Juga tentu yang paling penting adalah bagaimana kesejahteraan dapat diwujudkan sehingga tidak ada lagi warga yang kelaparan di kota Makassar,” terang SAdAP.
Dia juga mengatakan bahwa peningkatan Pendapatan Asli Daerah atau (PAD) dari retribusi pajak yang dikeluarkan oleh instansi, perusahaan maupun perseorangan perlu untuk di awasi secara ketat.
“Saya rasa pajak daerah adalah bagian terpenting dalam menjalankan roda perekonomian di makassar, siapa saja pihak yang bermain main dengan urusan pajak maka perlu di beri sanksi tegas oleh walikota dan jangan tebang pilih, agar masyarakat dapat menikmati fasilitas serta kebutuhan hidup dari hasil pajak daerah,” cetus SAdAP.
Selain itu tambah dia kebutuhan air bersih perlu untuk diperhatikan karena banyak masyarakat yang seringkali mengeluhkannya.
“Seperti yang bermukim di pinggiran kawasan utara kota serta dimana masyarakat di sana sangat membutuhkan air bersih, apalagi jika musim kemarau melanda, mereka kesusahan untuk mendapatkan air bersih,” imbuhnya.
SAdAP menambahkan bahwa masalah kanal juga menjadi masalah penting sebab hampir di setiap wilayah kelurahan yang ada di Kota Makassar, terdapat kanal induk yang menghubungkan aliran limbah dari berbagai drainase yang ada di lorong-lorong mengingat salah satu penyebab banjir karena adanya penyumbatan di kanal oleh tumpukan sampah non organik.
“Semoga apa yang menjadi harapan saya ini dapat menjadi catatan buat pak Danny dalam memimpin Kota Makassar untuk 5 tahun kedepan, sekali lagi selamat mengemban amanah dan sukses membawa makassar menuju kota dunia , Insya Allah Kedepan nantinya bisa membawa Sulsel jauh lebih maju,” tutup SAdAP.
(Red)

