Lumajang Diguyur Hujan, Polisi Intensifkan Pemantauan di Wilayah Rawan Banjir

Personel jajaran Polres Lumajang saat melaksanakan pemantauan terhadap keadaan desa yang terendam banjir dan daerah rawan banjir.

Lumajang, NewsMetropol – Kapolres Lumajang AKBP Dr. Muhamad Arsal Sahban mengatakan hujan yang berintensitas tinggi dapat memicu terjadinya banjir dan berpotensi menimbulkan kerawanan.

“Seperti hari ini hujan lebat mengguyur wilayah Tempursari hingga menimbulkan tanggul robek dan air sebagian menggenang di halaman rumah warga di RT 7 RW 8 Desa Bulorejo,” ujar Kapolres kepada NewsMetropol melalui Whatsappnya, Rabu (28/11).

Lanjutnya, untuk itu pihaknya memberikan perhatian terhadap potensi bencana tersebut dengan melakukan pengecekan debit air di Daerah Aliran Sungai.

Kata Kapolres, selain Desa Bulorejo, banjir juga menggenangi Desa Tukum yang disebabkan air sungai yang meluap.

Baca Juga:  Laksanakan Perintah Presiden, Polresta Tangerang Turun Bersihkan Titik Rawan Sampah

“Dalam beberapa hari ini memang hujan deras melanda wilayah Lumajang hal ini perlu diperhatikan karena kenaikan debit air sungai dipengaruhi oleh intensitas hujan tinggi membuat air sungai meluap,” jelas AKBP Muhamad Arsal Sahban.

Dia menambahkan pihaknya telah memerintahkan polsek jajaran untuk melaksanakan pemantauan terhadap keadaan desa yang terendam banjir dan daerah rawan banjir.

“Ini kami lakukan untuk mengantisipasi orang yang mengambil kesempatan dibalik kesempitan terjadinya bencana banjir ini,” jelas Kapolres Lumajang.

(M. Daksan)

KOMENTAR
Share berita ini :