Pegawai PLN Cabang Tanjung Pandan, Simamora dan Satpam kantor PLN, Senin (25/2).

Belitung, NewsMetropol – Persoalan sering terjadinya pemadaman listrik belakangan ini di wilayah pulau Belitong, mendapat respon dari para aktifis Lembaga Swadaya Masyarakat Pemuda Mandiri Peduli Rakyat Indonesia (LSM PMPRI) di Provinsi Bangka Belitung (Babel).

Menurut Sekretaris DPC LSM PMPRI Kabupaten Belitung Aripin, bahwa pemadaman listrik yang belakangan ini sering dilakukan oleh PLN Cabang Tanjung Pandan, patut diduga menyebabkan keresahan di kalangan pelanggan PLN.

“Menyikapi kondisi ini, perwakilan LSM PMPRI di Babel mendatangi kantor PLN Cabang Tanjung Pandan untuk mempertanyakan tersebut,” kata Aripin kepada NewsMetropol saat mendatangi kantor PLN Cabang Tanjung Pandan di Jl. Ahmad Yani, Kelurahan Lesung Batang, Kecamatan Tanjung Pandan, Kabupaten Belitung, Senin (25/2).

Baca Juga:  Lantik 192 Pejabat, Bupati Lebak Minta ASN Kerja Bersih dan Profesional

Aripin mengatakan, dari hasil pantauan LSM PMPRI dilapangan, nyatanya hampir setiap hari terjadi pemadaman aliran listrik di pulau Belitong, termasuk di Wilayah Tanjung Pandan. Kondisi ini diduga kuat dapat membuat warga menjadi resah, sehingga banyak masyarakat bertanya apa sebenarnya yang terjadi dengan manajemen PLN?

“Namun sesampainya di kantor PLN ini, kami tidak bisa bertemu dengan pimpinan perusahaan listrik milik negara tersebut. Ketika itu, LSM PMPRI hanya bisa bertemu dengan salahseorang pegawai PLN Cabang Tanjung Pandan, Simamora serta dua Satpam,” terangnya.

Simamora menyebutkan, semua pimpinan sedang keluar daerah, sedangkan dia mengaku kalau dirinya tidak berwenang untuk menjawab pertanyaan dari LSM PMPRI Babel dan Belitung.

Baca Juga:  Lantik 192 Pejabat, Bupati Lebak Minta ASN Kerja Bersih dan Profesional

“Saya tidak berwenang untuk menjawab masalah pemadaman listrik ini, karena saya tidak ada wewenang untuk itu. Silahkan nanti tanyakan pada pimpinan PLN Cabang Tanjung Pandan,” kata Simamora yang akrab disapa Mora dan telah puluhan tahun bekerja di perusahaan listrik milik negara tersebut.

Aripin mengatakan, selanjutnya LSM PMPRI akan menggelar rapat internal organisasi guna menindaklanjuti persoalan ini.

(Sahrus Salis)

KOMENTAR
Share berita ini :