IMG-20200222-WA0002

Kendari, NewsMetropol – Kepolisian Daerah Sulawesi Tenggara (Polda Sultra) kembali melakukan penanaman 15 ribu pohon mangrove di Teluk Kendari, Jum’at (21/2).

Wakapolda Sultra Kombes Pol. Yan Sultra Indra Jaya mengatakan
penanaman pohon mangrove ini dimaksudkan sebagai upaya pencegahan abrasi dan pendangkalan di sepanjang Pantai Teluk Kendari.

“Kita melakukan Penanaman mangrove karena tanaman tersebut memiliki peran ekologis yang besar bagi kehidupan manusia sejak berabad abad lamanya menjadi tumpuan jutaan masyarakat pesisir,” jelas Wakapolda.

Dia menerangkan bahwa terdapat beberapa fungsi utama hutan mangrove yang sangat penting antara lain menahan abrasi membentuk lahan baru mencegah intrupsi air laut, menyediakan makanan dan mineral bagi hewan laut dan sebagai sumber keaneka ragaman hayati.

Baca Juga:  Polda Banten Sampaikan Penanganan Perkara Cheongfuli dan PT Citra Baru Steel

“Sehingga keberadaan hutan mangrove sangat penting untuk menjaga kestabilan ekosistem pantai,” ujarnya lagi.

Lanjutnya, hutan mangrove juga merupakan habitat penting bagi ikan, udang, kepiting, burung air dan mamalia laut tercatat sebagai ekosistem terproduktif dari ekosistem daratan manapun di belahan dunia.

“Kerusakan dan kehilangan mangrove juga dapat memicu pelepasan gas-gas rumah kaca seperti karbondioksida (CO2) dan metan (CH4), yang artinya kerusakan dan kehilangan mangrove menjadi salah satu faktor pemicu permasalahan global, karena meningkatkan kosentrasi gas-gas rumah kaca,” jelasnya.

(Bahrun)

KOMENTAR
Share berita ini :