KKM Tari

Serang, NewsMetropol – Menari merupakan salah satu kegiatan yang dapat mengembangkan kreativitas anak. Dengan menari diharapkan anak juga dapat mengembangkan minat dan bakatnya. Pelatihan menari di Posko KKM 39 Universitas Bina Bangsa (UNIBA) di Kampung Peres, Desa Pulau Panjang, Kecamatan Pulo Ampel, Kabupaten Serang, Provinsi Banten biasanya dilakukan setiap hari Sabtu dan minggu pukul 20.00 WIB.

Tampak antusiasme anak-anak pun terlihat dengan banyaknya jumlah anak yang rutin mengikuti kegiatan ini.

KKM 39 UNIBA khususnya Bidang Sosial, Budaya dan Pemberdayaan Masyarakat memberikan pelatihan menari untuk anak-anak di sekitar posko. Tarian yang diajarkan kepada anak-anak adalah tarian tradisional dan tarian mancanegara. Tarian tradisional diajarkan kepada anak-anak berusia 5 s/d 9 tahun. Tarian tradisional diajarkan oleh Isti dan Ila serta Ainun selaku Penanggungjawab Bidang Sosial Budaya KKM 39.

Ainun mengungkapkan, bahwa tarian zapin yang berasal dari daerah Provinsi Riau merupakan hasil gabungan dari budaya Melayu dan budaya Arab. Tarian ini biasanya digunakan untuk memperingati hari besar Islam.

“Tarian ini juga lebih bersifat religius. Sedangkan tarian mancanegara diajarkan kepada anak-anak yang berusia 10-12 tahun adalah tarian india. Kegiatan ini bertujuan untuk mengenalkan sekaligus melestarikan kebudayaan tari tradisional Indonesia dan mancanegara,” jelasnya.

Salah satu ibu warga di Kampung Peres mengatakan, dengan adanya kegiatan menari dapat meningkatkan kelenturan tubuh, melatih keseimbangan tubuh, membentuk otot-otot tubuh, menurunkan stres dan meningkatkan mood serta tak kalah pentingnya menjauhkan anak dari ketergantungan gadget.

“Kadang saya pusing kalo anak disuruh ini dan itu. Apalagi belajar, susahnya minta ampun, namun dengan adanya mahasiswa/i yang sedang KKM memberikan pelatihan menari anak-anak telah membuat kebiasan seperti itu (ketergantungan gadget) teralihkan,” pungkas seorang ibu tersebut.

(Harun/KKM 39 UNIBA)

KOMENTAR
Share berita ini :