Mataram, NewsMetropol – Latihan Posko I Korem 162/WB Gelombang Sakti 20, resmi ditutup Kamis (15/10).
Latihan yang berlangsung selama tiga hari ini dibuka sejak hari Selasa (13/10) dan diawali dengan kegiatan kaji ulang dan evaluasi oleh penyelenggara latihan serta mendengarkan saran masukkan dari peserta.
Membacakan amanat Pangdam IX/Udayana, Danrindam IX/Udayana, Kolonel Inf Joao Xavier Barreto Nunes, mengatakan bahwa latihan posko I ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan Komandan dan Staf Korem 162/WB.
“Dalam merencanakan suatu operasi yang mencakup keterpaduan, kerjasama, koordinasi saat pengambilan keputusan, taktik dan tehnik olah yudha serta pengintegrasian semua kemampuan yang dimiliki satuan guna membantu pemerintah daerah dalam penanggulangan bencana alam gempa bumi dan tsunami di NTB,” ujarnya.
Kata dia, sesuai tema yang diusung latihan Posko I kali ini jorem 162/WB melaksanakan operasi bantuan kepada pemerintah daerah dalam rangka membantu penanggulangan terjadinya bencana alam sesuai tipologi wilayah.
Menurutnya, latihan ini sangat tepat jika dihadapkan dengan pengalaman saat terjadi gempa bumi beberapa tahun yang lalu di wilayah NTB.
“Dengan adanya latihan posko I ini masing masing staf sudah memahami tugas dan tanggungjawabnya, kita tidak berharap adanya bencana namun manakala bencana alam gempa bumi dan tzunami terjadi dapat dengan cepat dalam mengambil upaya tindakan guna meminimalisir timbulnya korban,” harapnya.
Dengan demikian latihan ini jelas dia, sebagai bagian mitigasi untuk melatih memelihara kemampuan personil dan menyiapkan satuan jajaran Korem 162/WB untuk membantu Pemda dalam penanggulangan bencana alam gempa bumi dan tsunami.
Menurutnya, latihan yang telah dilaksanakan selama tiga hari ini, para pelaku telah berlatih dengan penuh kesugguhan dan menunjukkan dedikasi loyalitas yang tinggi sehingga latihan dapat berjalan dengan lancar dan tujuan latihan dapat tercapai sesuai yang diharapkan.
“Namun jangan cepat berpuas diri, karena bagaimanapun kadang kenyataan dilapangan selalu dihadapkan dengan dinamika yang tinggi, dengan karakteristik yang berbeda sehingga diperlukan inovasi dan kreatifitas dalam penangganan setiap permasalahan,” jelasnya.
Oleh sebab itu, dia menekankan kepada komandan latihan dan penyelenggara dan seluruh peserta latihan beberapa kekurangan yang terjadi saat latihan hendaknya dijadikan evaluasi dan kajian sehingga kedepan pelaksanaan latihan posko I dapat berjalan lebih baik lagi.
Senada dengan itu, Danrem 162/WB Brigjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani, sebelum acara penutupan menyampaikan ucapan terimakasih apresiasi m kepada penyelenggara latihan baik Kodam IX/Udayana maupun Rindam IX/Udayana yang telah memberikan kepercayaan kepada korem 162/WB dan jajaran untuk melaksanakan latihan posko I ini.
“Dan permohonan maaf, kami menyadari masih banyak kekurang dalam mendukung kegiatan latihan posko I Korem 162/WB, namun kami bertekad secara bersama sama untuk terus belajar dan berlatih dalam meningkatkan kemampuan dalam mendukung tercapainya setiap tugas yang dihadapi dengan maksimal,” papar Danrem.
Dia juga mengapresiasi seluruh Perwira staf dan anggota yang telah mengikuti latihan, agar apa yang telah diterima dapat menjadi tambahan bekal pengetahuan bermaanfaat.
“Serta pedoman manakala dibutuhkan untuk dapat lebih baik lagi,” harap Danrem.
(Rahmat)
