Makassar, NewsMetropol – Dalam rangka mewujudkan Ketahanan Pangan, Pangkalan Utama TNI AL VI Makassar mengembangkan budidaya ikan dengan menggunakan keramba jaring apung.
Aspotmar Danlantamal VI Kolonel Marinir I Dewa Gede Wirawan mengatakan untuk mengembangkan sektor perikanan tersebut, pihaknya membuat 2 karamba jaring apung dengan ukuran 5 x 5 meter.
“Sebagai langkah awal, setelah pembuatan karamba jaring apung tersebut maka kami mencoba melepaskan ratusan ekor bibit ikan nila yang telah kami sortir terlebih dahulu dari kolam Lantamal VI yang berada di Pannampu untuk selanjutnya di kembang biakkan dan dipelihara di kolam yang baru ini,” ujar pria yang juga merupakan Koordinator Ketahanan Pangan Covid-19 Lantamal VI ini, Jum’at (8/7).
Lanjutnya, dalam tiap keramba tersebut selanjutnya akan diisi dengan 3.000 bibit ikan nila.
“Jadi total akan ada 6.000 bibit ikan nila yang akan dilepas di kedua karamba jaring apung tersebut dan juga sangat ideal bagi pertumbuhannya di kolam yang baru di buat ini,” katanya lagi.
Dia juga mengatakan bahwa hasil dari budi daya ikan air tawar itu akan digunakan oleh seluruh personel Lantamal VI dan masyarakat untuk memenuhi tambahan kebutuhan pangan sehari-hari.
“Dan untuk membantu mendukung program pemerintah dalam hal ketahanan pangan di masa pandemi Covid-19 yang terjadi saat ini,” tambahnya.
(Jamal)
