Lantamal VI Gelar Upacara Peringatan HUT TNI AL Ke-74

Suasana upacara peringatan HUT ke-74 TNI AL, yang digelar Lantamal VI, di Dermaga Layang Markas Komando Lantamal VI Makassar, Selasa (10/9).

Makassar, NewsMetropol – Pangkalan Utama TNI AL VI Makassar menggelar upacara peringatan HUT ke-74 TNI AL di Dermaga Layang Markas Komando Lantamal VI, Selasa (10/9)

Bertindak sebagai Inspektur Upacara Peringatan HUT ke-74 TNI AL tersebut WS. Wadan Lantamal VI Kolonel Laut (P) Suratun dan sebagai Komandan Upacara Mayor Laut (P) Andi Johan yang dalam kesehariannya menjabat Komandan Kapal Angkatan Laut (KAL) Mamuju II-6-64.

Mengusung tema “Bersama Rakyat TNI Angkatan Laut Siap Membangun SDM Unggul, Fondasi Indonesia Maju,” Pelaksanaan upacara peringatan HUT ke 74 TNI AL berlangsung dalam suasana khidmat.

Kepala Staf TNI Angkatan Laut (Kasal) dalam amanat tertulisnya yang dibacakan WS. Wadan Lantamal VI Kolonel Laut (P) Suratun mengatakan selama 74 tahun, TNI Angkatan Laut telah menunjukkan jati dirinya sebagai komponen pertahanan negara yang tangguh di tengah perubahan lingkungan strategis yang kian dinamis.

Baca Juga:  Perkuat Regenerasi Kepemimpinan, Mabes TNI Gelar Sertijab Dansesko TNI dan Pangkogabwilhan II

Lanjutnya, ancaman tradisional dan non-tradisional pada lingkup nasional dan regional menuntut perhatian terus-menerus dan tindakan mitigasi yang tepat.

Selama ini pula kata dia, TNI Angkatan Laut telah secara aktif terlibat dalam menjamin kepentingan maritim Indonesia, terutama pada pelaksanaan tugas sesuai amanat Undang-Undang.

Mewujudkan sebuah kekuatan Angkatan Laut yang profesional dan modern, tentunya dimulai dari bidang perencanaan pembangunan kekuatan.

Lebih jaugmh Kasal mengatakan modernisasi alutsista yang ditujukan untuk mencapai kesiapan tempur telah ditata dalam perencanaan strategis Angkatan Laut 5 tahun kedepan dalam kerangka kekuatan Angkatan Laut yang selalu siap dioperasionalkan atau dikenal dengan operational ready force.

Kesiapan ini jelas dia, hanya bisa dicapai dengan pemenuhan personel yang profesional di bidangnya, pemenuhan senjata dan amunisi sesuai bekal pokok, kelengkapan sarana dan prasarana, serta dukungan logistik terpadu.

Baca Juga:  Wapang TNI Bersama Menhan RI Tinjau Lokasi Industri Strategis dan Yonif TP 938/Pancasona di Jawa Barat

“Dengan demikian, TNI Angkatan Laut diharapkan akan mencapai postur yang diharapkan baik secara kualitas maupun kuantitas,” ujar Kasal dalam Amanatnya.

Kasal menjelaskan saat ini berbagai alutsista TNI, baik berupa kapal perang dan pesawat udara patroli maritim sedang dibangun.

Hal ini terang dia merupakan suatu kebanggaan bahwa industri pertahanan dalam negeri turut berkontribusi besar dalam membangun kemampuan tempur TNI Angkatan Laut.

“Kekuatan tempur angkatan laut semakin bertambah dengan masuknya Perusak Kawal Rudal (PKR) kelas Raden Eddy Martadinata, heli anti kapal selam, kapal selam kelas Nagapasa, kapal patroli, kapal angkut pasukan, perlengkapan tempur marinir dan peningkatan kekuatan pendukung, seperti kapal rumah sakit dan pangkalan-pangkalan angkatan laut,” pungkasnya.

(Red)

KOMENTAR
Share berita ini :