Barru, NewsMetropol– Gubernur Sulawesi Selatan Prof Nurdin Abdullah melakukan kunjungan kerja di Kabupaten Barru dan di sambut oleh Bupati Barru Ir. H. Suardi Saleh, M.Si.
Kunjungan Gubernur Sulsel ini dalam rangka melakukan Video Converence dengan segenap Perangkat Daerah Kabupaten Barru mulai Para Kepala SKPD, Camat, Kepala Puskesmas, Kepala Desa dan Lurah Se Kabupaten Barru melalui Aplikasi Zoom terkait perkembangan antisipasi penyebaran Covid 19 di Kabupaten Barru yang digelar di Barru Smart Information Center (Basic), pada Jum’at (8/5).
Kunjungan Kerja NA ini turut dihadiri Bappeda Provinsi Sulsel Prof Yusran Yusuf, Kadis PU Provinsi Sulsel Prof Rudi Jamaluddin, Inspektur Provinsi Sulsel Salim Abdul Rahman. Selain pejabat provinsi, Wakil Bupati Barru Ir. Nasruddin AM, Sekretaris Daerah Abustan, Dandim 1405 Mallusetasi Ali Siregar, Kapolres Barru Willy Abdillah, Kepala Kejaksaan Negeri Barru Ardi Suryanto nampak hadir bersama rombongan lainnya.
Bupati Barru, Suardi Saleh dalam sambutannya memaparkan beberapa data dalam tayangan powerpoint diantaranya, Langkah dan upaya Pemerintah Daerah Kabupaten Barru baik regulasi maupun kebijakan yang diambil seperti regulasi work from home, penutupan MPP, pembatasan jam pasar, pembatasan penumpang pelabuhan, adanya posko Pemantauan Perbatasan, dan beberapa pemotongan pajak/retribusi.
Selain itu, Bupati Barru juga menyampaikan perkembangan data terbaru jumlah OTG, ODP, PDP, dan Positif Covid-19.
“Barru ada satu orang terkonfirmasi positif Covid-19 dari Santri Alfatah Timboro, Alhamdulillah, atas Fasilitas Bapak Gubernur, kami sudah membawa ke hotel yang telah disiapkan di Makassar termasuk orang tuanya” ungkap Suardi Saleh.
Bupati Barru juga menyampaikan beberapa data di Video Converence bersama jajaran nya dihadapan Gubernur Sulsel, yakni anggaran Refocusing serta perkembangan data penerima bantuan dari pemerintah termasuk jumlah bantuan sembako yang masuk dari berbagai pihak.
“Alhamdulillah, kita mendapatkan suplay sembako dari DPR RI, Pemprov, Bank Sulselbar, KKDB, PKK dan Kepala OPD, Ketahanan Pangan, dari Baznas termasuk bantuan APD dari PDHI, Ketua DPRD Sulsel, PLTU Bawasaloe, dan banyak lagi pihak dermawan maupun komunitas yang ikut membantu” kata Suardi Saleh.
Suardi Saleh melanjutkan, adapun tantangan dan hambatan yang kami dapati dalam pencegahan penyebaran Covid 19 seperti masyarakat yang kurang disiplin, fasilitas kesehatan terbatas, beberapa perusahaan nasional yang tenaga kerjanya berasal dari lokal transmisi, termasuk pemudik dari wilayah transmisi lokal seperti nelayan dari Sorong.
Sementara itu, Gubernur Sulsel NA., menyampaikan bahwa kehadirannya memberikan semangat kepada kita semua, Covid-19 ini perlu kita pahami tidak hanya memporak-porandakan kita tapi juga ekonomi kita.
“Beberapa perusahaan terpaksa dengan Ada 25 ribu karyawan harus dirumahkan. Kita semua berharp dibulan Mei ini Covid 19 segera berakhir, Makassar sudah kita lakukan beberapa skenario, pertama dengan membuka 5 Rumah Sakit Rujukan, skenario kedua kita siapkan hotel bagi yang positif” ujar NA.
Menurutnya NA., melihat Persoalan ini akan selesai di sulsel jika semua masyarakat Sulsel Patuh kepada protokol pemerintah.
“Saya optimis kita semua kompak bersama memutus mata rantai Covid-19 ini dengan menjaga kedisiplinan, bersinergi antara Camat, Kades, dan Kepala Dusun” katanya.
Gubernur juga menyampaikan bahwa Barru ini tidak sulit dalam melakukan pencegahan penyebaran covid 19, kuncinya ambil orang-orang yang Penyebar Virus termasuk ODP dibawa ke Hotel namanya Wisata Covid, bukan di kerangkeng tapi kita siapkan program seperti senam pagi.
“Barru sudah clear sebenarnya, tinggal tracking yang harus kita perketat. Saya mengapresiasi semua pihak, Bupati Dandim, Kapolres, Ketua DPRD, Camat, Lurah, Desa, insya Allah ini semua akan berakhir di akhir Mei, InsyaAllah” ujarnya.
Dalam kunjungannya itu, Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah juga menyerahkan beberapa bantuan berupa, Rapid Test Kit (160), APD Full Set (5), APD (180), Masker 3M (40), Masker N-95 (40), Masker Bedah (400), Hand Sanitizer Semprot (10), Hand Sanitizer Jerigen (4), Sabun Cuci Tangan (7 botol), Face Shield (30 unit), Alcohol swab (1), Blood Lancets (2 dos), dan Sarung Tangan (5 dos).
(Ahkam)
