Barru, NewsMetropol – Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Barru, AKBP. Welly Abdillah, SH. S.IK., melaksanakan kegiatan silaturahmi di dua desa di kecamatan Tanete Riaja, yaitu desa Lempang dan desa Lompo Tengah, pada Rabu (3/6).
Kunjungan Silaturahmi Kapolres tersebut juga turut dihadiri oleh Kasat Intelkam Polres Barru, AKP Ngadi, S.Sos., Kasubag Humas Polres Barru, AKP. Sainuddin, Kasat Binmas, Iptu H. Patahuddin, Kapolsek Tanete Riaja, AKP Sahyuddin, S.Sos., MH., Kasi Propam Polres Barru, Ipda Sukmana, Kades Lempang, Kades Lompo Tengah, Bhabinkamtibmas, Babinsa, Para Kepala Dusun, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, Tokoh Pemuda, Tokoh Perempuan, serta para undangan.
Dalam sambutannya, Kapolres Barru, AKBP Welly Abdillah, mengatakan, kita panjatkan puji syukur karena pada hari ini kita masih diberi kesehatan untuk melaksanakan kunjungan silatuhrahmi dan pesan-pesan Kamtibmas pada hari ini.
“Terima kasih atas sambutanya pada hari ini, mudah-mudahan pemerintah Desa Lempang dan Desa Lompo Tengah lebih dekat lagi bersama masyarakat kabupaten Barru. Saya selaku Kapolres Barru, mengharapkan agar masyarakat dapat menjaga keamanan dan ketertiban dilingkunganya masing-masing” kata Welly Abdillah.
Kemudian kata Kapolres, perlu diketahui bahwa kejahatan terjadi karena ada 3 unsur yaitu adanya niat, kesempatan dan target yang sesuai. Masyarakat jika ingin beristirahat, pintu rumah harus dikunci kalau perlu kunci pengamannya di doubel agar tidak menjadi target tindak pidana pencurian. Tetap menjaga menjaga Imunitas tubuh, sering cuci tangan, memakai masker, menjaga jarak, agar tidak menjadi target covid 19.
“Terkait Covid 19 yang menjangkiti semua manusia, lingkungan yang kotor orang yang sering berkerumun, dan saat sekarang ini kita akan memasuki New Normal Life, mari kita sama-sama menyongsong suasana New Normal” jelas Kapolres.
Dalam kesempatan tersebut, Perwira Polisi berpangkat dua melati ini, mengajak Tokoh Masyarakat dan Tokoh Agama agar mentaati Himbauan yang di keluarkan oleh baik dari Pemerintah setempat maupun Himbauan yang di keluarkan oleh Majelis Ulama Indonesia ( MUI ) terkait pelaksanaan Sholat Berjama’ah agar tetap mengikuti Protokol Kesehatan. Dan dalam rangka menghadapi Pilkada Barru saya mengajak kepada masyarakat pilihlah calon sesuai dengan hati nurani dengan pertimbangkan aspek untuk Barru ke depan jangan terlalu fanatisme, jangan karena Money Politik karena ada ancaman hukuman dan mari kita ciptakan Pilkada yang aman dan damai.
Selain itu Welly Abdillah juga berpesan untuk mewaspadai berkembangnya paham ekstrim baik ekstrim kiri maupun ekstrim kanan.
“Tingkatkan dan galakan kembali siskamling tingkat desa dan kelurahan demi keamanan dan ketertiban wilayah masing – masing, jangan kita terpancing dengan isu-isu di Medsos dan saya minta tidak ada Masyarakat yang terjebak di Undang-Undang ITE serta tidak menyebarkan berita Hoax” ujar orang nomor satu di Polres Barru.
(Ahkam/Hum Polres Barru)
