IMG-20230919-WA0028

Reporter : Rahmat | Editor : Widi Dwiyanto

MATARAM, NEWSMETROPOL.id – Penyidik Kejari Sumbawa Barat menggeledah sejumlah tempat terkait dugaan korupsi Perusahaan Daerah (Perusda) pada tahun 2016-2021 lalu.

Kasi Intel Kejari Sumbawa Barat Rasyid Yuliansyah mengatakan, bahwa penggeledahan dilakukan pihaknya di tiga tempat, antara lain Kantor Perusda di Kelurahan Menala, kemudian tempat usaha paving blok di Telaga Bertong, serta tempat usaha CV Putra Andalan Marine di Desa Banjar, Selasa (19/09/2023).

“Penggeledahan itu untuk mencari dokumen tambahan perkara dengan dua tersangka tersebut. Belum lagi, tim auditor dari BPKP NTB sampai kini masih menghitung kerugian negara,” ujar Rasyd Yuliansyah.

Sementara itu, Kuasa Hukum Dirut CV Putra Andalan Marine, Lalu Anton Hariawan, S.H., M.H., menjelaskan, bahwa alhamdulilah demi terang benderangnya dugaan kasus koruspi Persahaan Daera (Perusda) Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), kami sudah mengimpentarisir bukti-bukti trasfer dari tahun 2016 sampai tahun 2022.

“Baik dana yang masuk dan bunga yang di setor ke beberapa okum pejabat Perusda maupun kebeberapa oknum pejabat Pemerintahan KSB, kami sudah berkomunikasi sama penyidik saat pemeriksaan tersangka,” tambahnya.

“Kami akan cantumkan bukti-bukti trasnfer tersebut, dan saya yakin dengan adanya keterngan tersangka EK. EK merupakan klien kami dan melampirkan bukti-bukti transfer kerugian negara dari hitungan BPKP akan lebih sedikit,” ungkapnya.

“Saya berharap oknum-oknum yang diduga terlibat didalam perkara ini segera dipanggil dan diproses sesuai prosedur hukum yang berlaku,” pungkas Lalu Anton.

Ia juga menambahkan, salah satu isi dari rekening tersebut, Inisial TNM, RH, dan lainnya. Insya Allah kita tidak ada gigi atret dalam mebuka fakta-fakta.

KOMENTAR
Share berita ini :