Malang, NewsMetropol – Komandan Komando Latih Korps Marinir (Dankolatmar) Kolonel Mar Suliono bersama Administratur KPH Malang Hengki Herwanto menandatangani Perjanjian Kerjasama (PKS) Penggunaan Kawasan Hutan untuk daerah latihan tempur Korps Marinir TNI AL di ruang rapat Kantor KPH Malang, Klojen Kota Malang, Selasa (2/3).
Kawasan hutan yang digunakan sebagai daerah latihan tempur Korps Marinir tersebut berada di wilayah kerja Perum Perhutani KPH Malang tepatnya di Pantai Kondang Iwak Dusun Sumber Pucung Desa Tulungrejo Kecamatan Donomulyo Kabupaten Malang seluas 924,28 Ha.
Daerah latihan tempur ini telah diresmikan penggunaanya oleh Komandan Korps Marinir, Mayjen TNI (Mar) Suhartono pada bulan Agustus 2020 dan diberi nama Pantai Baruna setelah mendapatkan persetujuan dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan pada tanggal 10 Juni 2020.
Dalam sambutannya, Administratur KPH Malang menyampaikan bahwa penggunaan kawasan hutan yang berada di wilayah BKPH Sengguruh dan BKPH Sumber Manjing sebagai daerah latihan oleh Korps Marinir akan membantu pihaknya dalam mengelola dan melindungi sumber daya hutan.
“Baik dari segi ekonomis, sosial serta pelestarian hutan bersama-sama masyarakat sekitar akan lebih baik dan optimal dengan hadirnya Korps Marinir TNI AL,” ujarnya.
Diapun berharap, usai pelaksanaan PKS ini segera ditindaklanjuti dengan kegiatan riil di lapangan oleh kedua belah pihak.
Sementara itu, Dankolatmar menjelaskan, bahwa proses administrasi terkait penggunaan kawasan itu telah dilalui dari tingkat bawah sampai dengan tingkat pusat.
“Survei, penyusunan perjanjian kerjasama sampai dengan dokumen lingkungan telah dilengkapi semua. Saat ini merupakan momen yang sangat penting sehingga para pihak dapat duduk bersama untuk melaksanakan penandatanganan naskah perjanjian kerjasama sehingga tidak ada keraguan dasar hukum kawasan ini dijadikan sebagai sebagai daerah latihan tempur Korps Marinir,” ujarnya.
Dankolatmar juga mengucapkan terima kasih atas terselenggaranya penandatanganan PKS ini.
“Kami merasa lebih mantap dalam menggunakan daerah latihan ini karena secara yuridis kami telah diberikan kewenangan untuk menggunakan kawasan hutan milik perhutani ini sebagai tempat latihan tempur dan pembaretan prajurit marinir, atas nama Korps Marinir Dankolatmar mengucapkan terima kasih kepada pihak perhutani khususnya KPH Malang atas dukungan dan kemudahan yg diberikan selama berlangsungnya proses ini, semoga kerjasama ini terus terjalin dengan baik, komitmen kami hutan harus dijaga dan dilindungi kelestariannya dan kami siap bekerjasama dengan pihak perhutani KPH Malang untuk mengamankan kawasan hutan yg sudah menjadi daerah latihan tempur Marinir ini,” jelasnya.
Hadir dalam penandatanganan ini dari Korps Marinir TNI AL ; Wadankolat Letkol Mar Abdi Zunanda Tambunan, Pasintel, Letkol Mar Suprihatin, Paspers Letkol Mar Pujiono, Paslog Letkol Mar Wisnu, Dan Puslatpumar 4 Purboyo Letkol Mar Rofiq Anwar, Pasbangtik, Letkol Mar Data, Kaakun Mayor (KH) Rudi dan Kasikum Mayor Mar Sutiono.
(Red)
